PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Untuk memastikan apakah makanan, minuman atau takjil yang dijual di pasar-pasar atau di bazar Ramadan di pinggir jalan aman untuk dikonsumsi, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru melakukan uji sampling.
Sampling yang diambil salah satunya ke pedagang takjil yang berjualan di Jalan WR Supratman, Kecamatan Sail, Rabu (13/3) kemarin. Sampling yang diambil langsung di test speed atau tes cepat. Uji sampling langsung dengan menggunakan mobil labor keliling.
Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander mengatakan, pihaknya bersama dengan instansi terkait lainnya terus melakukan pengawasan penganan berbuka puasa/ takjil yang di jual di pasar-pasar Ramadan atau di pinggir jalan di mulai dari pukul 16.00 WIB.
“Pada uji sampling yang dilakukan oleh BBPOM, hasil pengawasan tanggal 13 Maret 2024 terhadap pangan buka puasa/takjil dengan jumlah 80 sampel di Kota Pekanbaru, semua sampel pangan negatif dari bahan berbahaya,” ujarnya, Kamis (14/3).
Sementara itu, Asisten I Setdako Pekanbaru Masykur Tarmidzi mengatakan, dari pantauan BBPOM dan uji labor yang dilakukan, tidak ada makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya.
“Alhamdulillah dari sampel yang diambil dan diuji BBPOM maupun laporan dari masyarakat tidak ada yang mengandung zat berbahaya seperti formasi dan borax,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada para pedagang agar menghindari tindakan-tindakan yang dapat merugikan masyarakat lainnya. “Silahkan berjualan, sialan menjajakan makanan dan minumannya, berjualan lah dengan memerhatikan kesehatan masyarakat,” imbaunya.(gem)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Editor : RP Arif Oktafian