PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kerusakan ruas jalan di dalam Kota Bertuah cukup panjang. Berdasarkan data Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), jalan rusak mencapai 363,69 kilometer (km) atau 28,46 persen.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan, rincian jalan rusak terbagi dari tiga tipe. Yaitu rusak berat, rusak ringan dan sedang.
Ia mengatakan, jalan rusak ringan yang terdata paling panjang, dibandingkan dengan jalan yang mengalami kerusakan sedang dan jalan rusak berat.
”Rusak sedang 96,795 kilometer atau 7,575 persen. Rusak ringan mencapai 254,284 kilometer atau 19,899 persen, dan rusak berat sepanjang 109,406 kilometer atau 8,561 persen,” ujar Edu sapaan akrabnya Senin (22/4). Apa penanganan yang dilakukan. Edu menyebutkan berbagai upaya peningkatan infrastruktur jalan didalam kota bertuah. Baik pemeliharaan berkala, pemeliharaan rutin yang dianggarkan Pemko Pekanbaru.
”Melakukan rekonstruksi, pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin terhadap jalan-jalan yang rusak sesuai dengan anggaran yang tersedia,” tambahnya. Apa perencanaan penanganan jalan rusak jangka pendek dan panjang yang dilakukan Pemko Pekanbaru. Dia sebutkan untuk jangka pendek melakukan perbaikan secara bertahap, yang sesuai dengan anggaran yang tersedia, dengan penanganan tersebut.
Sedangkan untuk jangka panjang dia katakan melakukan pelapisan ulang pada jalan-jalan yang telah lama dibangun, memperbaiki dan membangun drainase jalan untuk menjaga dan mengembalikan kondisi jalan dengan memperhatikan pendanaan yang tersedia.
Ditanya keberadaan masterplan penanganan jalan di Pekanbaru, Edu menjawab, ”Masterplan penanganan jalan rusak tidak ada”.(yls)
Editor : RP Arif Oktafian