PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menyikapi kenaikan harga sejumlah barang keperluan pokok pascabencana alam di Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) kembali menggelar Program Mobil Pak Iwan (Mobil Pangan Tuntaskan Inflasi dan Rawan Pangan).
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Disketapang Pekanbaru Dinal Husna, Kamis (16/5) mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemko membantu masyarakat di daerah rawan pangan agar mendapatkan akses yang cepat, mudah dan murah.
”Mobil Pak Iwan ini akan berkeliling ke-15 kecamatan di Kota Pekanbaru, terutama di daerah rawan pangan, agar warga mendapatkan lebih mudah mendapatkan pangan yang murah,” kata Dinal.
Namun khusus akhir pekan ini, Disketapang Pekanbaru membuka layanan mobil Pak Iwan di empat lokasi. Jumat (16/5) pukul 09.00 WIB di halaman Leng Cafe, Jalan Srikandi Kecamatan Binawidya, Kantor Lurah Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Lapangan Jalan Nelayan RW 02 Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, dan halaman Masjid Nurul Hijrah Jalan Melati, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.
”Pemerintah Kota Pekanbaru Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Bersama Bank Indonesia menyelenggarakan layanan Mobil Pak Iwan (Mobil Pangan Tuntaskan Inflasi dan Rawan Pangan) Dalam Rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Wilayah Sumatera Tahun 2024,” katanya.
Dinal Husna mengatakan, Program Mobil Pak Iwan ini dapat diidentikkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) karena bekerja sama dengan Kios Pangan Puan Berseri sehingga dapat menyediakan barang keperluan pangan masyarakat dengan harga komoditas pangan relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Misalnya Beras SPHP dijual Rp58.000/5 Kg, Beras Anak Daro Rp160.000/10 Kg, gula pasir Rp16.000/Kg , telur ayam Rp47.000/ papan (30 butir), minyak goreng Rp14.000/Liter, cabai merah (harga petani), bawang merah (harga petani), bawang putih (harga petani), cabai rawit (harga petani), dan sayur dan buah (harga petani).
”Total kami menyediakan 1,5 ton bahan pangan di empat lokasi tersebut,” katanya.(yls)
Editor : Rindra Yasin