Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

3.480 Umat Buddha Meriahkan Pawai Waisak

Prapti Dwi Lestari • Sabtu, 18 Mei 2024 | 22:40 WIB

Sekretaris Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Dr Triroso SAg SPd MM dan Pj Wako Muflihun, melepas ribuan peserta pawai Waisak di Jalan karet Kecamatan Senapelan, Sabtu (18/5/2024)
Sekretaris Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Dr Triroso SAg SPd MM dan Pj Wako Muflihun, melepas ribuan peserta pawai Waisak di Jalan karet Kecamatan Senapelan, Sabtu (18/5/2024)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Antusiasme para peserta Pawai Waisak 2568 BE/2024 M, yang dipusatkan di Kampung Tionghoa Pekanbaru, Jalan Karet, Kecamatan Senapelan, Sabtu (18/5), cukup tinggi dengan diikuti sebanyak 3.480 peserta dari seluruh umat Buddha di Kota Pekanbaru.

Tak mau kalah dari tahun sebelumnya, dalam pagelaran pawai Waisak kali ini juga disuguhkan modifikasi lima mobil hias yang bernuansa simbol Buddhis, seperti dari Mapanbumi, PSMTI, Walubi, Tri Ratna Buddhist Center, Permabuddhi Riau yang menampilkan mobil hias bernuansa candi, serta tionghoa lainnya.

Kegiatan Pawai Waisak di tahun 2024 ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI Dr Triroso SAg SPd MM, Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun SSTP MAP, Ketua PKK Kota Pekanbaru Raja Rilla Mustafa didampingi Ketua Panitia Waisak Bersama Umat Buddha Kota Pekanbaru Alex Sidik, dan para tokoh agama Buddha di Kota Pekanbaru lainnya, yang melepas ribuan peserta pawai Waisak 2024 yang ditutup dengan penampilan barongsai dari Vihara Surya Dharma serta 4 unit odong-odong untuk lansia dan anak-anak.

Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kementrian Agama RI Dr Triroso SAG SPD MM, dia juga turut mengapresiasi kegiatan pawai Waisak 2024 yang digelar di Kota Pekanbaru. Lantaran Pawai Waisak ini dapat dukungan dari seluruh pihak, bukan hanya umat Buddha di Kota Pekanbaru tetapi seluruh umat beragama.

Hal ini merupakan sebuah wujud dari kerukunan umat beragama di Kota Pekanbaru yang ditunjukkan dengan berbagai keanekaragaman dari organisasi keagamaan Buddha dan organisasi lainnya yang ikut bergabung.

"Kita harapkan kerukunan ini terjaga hingga dapat mendukung persatuan dan kesatuan khususnya di Kota Pekanbaru ini," katanya.

Ditambahkan Ketua Panitia Waisak Bersama, Alex Sidik, jelang perayaan Waisak 2568 BE/2024 M, 23 Mei mendatang, Panitia Waisak Bersama memang sengaja menggelar berbagai kegiatan salah satunya pawai Waisak yang berlokasi di Kampung Tionghoa di Pekanbaru, Jalan Karet Kecamatan Senapelan.

Kegiatan pawai bersama merupakan bentuk rasa kegembiraan umat Buddha dalam menyambut menyambut Trisuci Waisak 2568 BE/2024 M. Bahkan antusiasme para peserta pawai Waisak di tahun 2024 ini cukup tinggi, di mana ada sebanyak 3.480 peserta ikut memeriahkan kegiatan pawai Waisak ini, baik dari pilihan organisasi tionghoa di Kota Pekanbaru maupun dari sekolah, dengan menyuguhkan beragam pernak pernik dan ornamen khas Tionghoa di mobil hias yang digunakan.

Ribuan peserta ini melewati sejumlah rute yang mulai dari Jalan Karet, melintas Jalan Juanda, Jalan Ahmad Yani, M Yamin, Jenderal Sudirman, masuk Jalan Juanda dan berakhir kembali di Jalan Karet Kecamatan Senapelan.

"Sebagai penutup, pada Ahad 2 Juni 2024 mendatang, Panitia Waisak Bersama Umat Buddha Kota Pekanbaru akan mengadakan kegiatan Dharmasanti Waisak di Hotel Furaya Pekanbaru yang merupakan puncak perayaan Waisak tahun 2024 ini," jelasnya.



Editor : RP Rinaldi
#Umat Budha #kota pekanbaru #pawai waisak