Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ekonomi, Budaya dan Pendidikan Semakin Maju, Dari Peringatan Hari Jadi Ke-240 Kota Pekanbaru

M Ali Nurman • Senin, 24 Juni 2024 | 10:40 WIB
Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa SSTP MSi memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-240 Kota Pekanbaru di halaman Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya, Ahad (23/6/2024).
Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa SSTP MSi memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-240 Kota Pekanbaru di halaman Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya, Ahad (23/6/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tahun ini Pekanbaru memasuki usia yang ke-240 tahun. Berbagai kemajuan dan perkembangan telah terjadi baik kemajuan ekonomi, budaya dan pendidikan dan lainnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa SSTP MSi menyebutkan, memperingati hari jadi yang ke-240 ini, Pekanbaru telah mengalami kemajuan yang sangat besar. Terutama di bidang perekonomian, infrastruktur. Kemajuan yang dicapai saat ini dapat dilihat sebagai wujud kualitas visi maupun perencanaan yang telah ditetapkan.

”Saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menyusun perencanaan jangka panjang yaitu Pekanbaru Bertuah, Berbudaya, Maju dan Berkelanjutan. Kota Pekanbaru dengan segala dinamikanya telah menjadi perjalanan yang penuh tantangan dan kejayaan. Dari sebuah pemukiman kecil di tepian Sungai Siak, sekarang Pekanbaru tumbuh menjadi pusat ekonomi, budaya dan pendidikan di tengah-tengah Pulau Sumatera,” ujarnya pada apel memperingati Hari Jadi ke-240 Pekanbaru di perkantoran Tenayan Raya, Ahad (23/6).

Pertumbuhan ini menandakan Pekanbaru sebagai magnet yang menarik banyak orang untuk berkunjung di Kota Pekanbaru. ”Saya sebagai Penjabat Walikota Pekanbaru telah dipercaya diberikam amanah dalam masa transisi pemerintahan untuk bersama-sama komponen yang ada, untuk membangun Kota Pekanbaru yang lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Pekanbaru 2002-2004 Muflihun SSTP MAP menjadi pejabat yang turut hadir pada apel upacara bendera memperingati HUT Pekanbaru di komplek perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya tersebut. Orang yang pernah menjadi orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini punya harapan besar terhadap Pj Wako Risnanda Mahiwa agar Kota Bertuah semakin lebih baik lagi ke depannya.

”Harapan kepada Penjabat Pekanbaru bisa terus membuat kota ini dengan baik, mengajak semua masyarakat bersama-sama. Terutama menangani masalah di Kota Pekanbaru seperti banjir jalan berlubang dan lainnya. Pada momen HUT Pekanbaru ini semoga bisa bersama membangun Kota Pekanbaru,” ujar Muflihun.

Paparkan Capaian Kota Pekanbaru

Dalam pada itu, Pj Wako Pekanbaru Risnandar Mahiwa memaparkan pencapaian Pekanbaru sejak berdiri 240 tahun lalu. Pencapaian-pencapaian itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT Pekanbaru, Ahad (23/6).

Selama tahun 2023, Pekanbaru mencatat nilai PDRB atau Pendapatan Domestik Ekonomi Bruto sebesar Rp159,96 triliun. Angka ini menempatkan Pekanbaru sebagai daerah dengan PDRB sangat tinggi, bukan saja di Riau dan Sumatera tapi juga di Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru sebesar 6,06 persen, di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 5,04 persen. Sementara itu, laju inflasi years on years (yoy) sebesar 2,96 persen berada dalam range target yang ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar 3+1 persen.

”Dari data investasi, kita melihat adanya peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Pada 2023, total investasi PMDN dan PMA meningkat dari Rp4,23 triliun menjadi Rp6,5 triliun, melewati target yang telah direncanakan,” ujarnya.

Data-data tersebut menggambarkan bahwa Pekanbaru memiliki daya tarik yang luar biasa. Sehingga, Pekanbaru mampu berkembang menjadi kota tujuan investasi, pusat bisnis, dan pusat ekonomi regional, yang didominasi oleh sektor jasa, perdagangan, dan industri.

”Salah satu strategi kami untuk menciptakan daya tarik bagi dunia usaha adalah dengan mewujudkan iklim investasi kondusif melalui pelayanan perizinan pada Mal Pelayanan Publik (MPP), dengan menerapkan berbagai inovasi dan terobosan dalam memberikan kemudahan dan pelayanan yang lebih baik. Sehingga menempatkan MPP Pekanbaru sebagai MPP terbaik di Indonesia dan menjadi Role Model Nasional,” ucap Risnandar.

Terkait penanganan stunting, angka prevelensi Kota Pekanbaru sudah mencapai 8,7 persen dengan kasus stunting sebanyak 221 balita. Angka ini lebih baik dari capaian Provinsi Riau yaitu sebesar 13,6 persen maupun nasional sebesar 21,5 persen.

Dari data UMKM, terjadi peningkatan tumbuhnya pelaku usaha baru, dari semula 25.698 pada tahun 2022, meningkat menjadi 26.648 pada tahun 2023. Salah satu pemicunya adalah faktor kemudahan berusaha dan adopsi kemajuan digital.(adv/ali)

Editor : RP Arif Oktafian
#pj wako pekanbaru #Risnandar mahiwa #HUT ke 240 kota pekanbaru