PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sejumlah lubang drainase berukuran lebar menganga di Jalan HR Soebrantas. Tanpa ada rambu atau papan peringatan, lubang itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Pasalnya, posisi lubang sangat dekat dengan pinggir jalan yang terkenal langganan macet tersebut.
Salah satu lubang drainase berada tidak jauh dari jalan rusak yang menewaskan Ridwansyah (17) pada Kamis (27/6) malam lalu. Permukaan jalan dan drainase juga sejajar tanpa tindakan sedikitpun.
Pantauan Riau Pos, jarak antara lubang dan tempat kejadian perkara (TKP) (lubang maut, red) itu hanya sekitar 50 meter. Kondisi lubang drainase itu tidak kalah membahayakan. Lokasinya di Jalan HR Soebrantas Km 13 Panam, Pekanbaru.
Menurut salah seorang warga Hayatun Nisa (33), lubang itu sudah lama terbuka tanpa penutup. Namun dirinya mengaku belum pernah mendengar ada korban.
‘’Sudah lumayan lama sih lihatnya, soalnya setiap lewat agak pinggir kelihatan terus. Apalagi kalau macet, pasti kalau bawa motor lewat pinggir,’’ kata dia.
Nisa berharap lubang itu setidaknya ada papan peringatan, hingga tidak ada yang jadi korban. Apalagi dia juga membaca berita bahwa seorang mahasiswa meninggal dunia karena jalan rusak tidak jauh dari lokasi.
Tidak hanya di lokasi tersebut, lubang drainase juga terlihat di sisi lain Jalan HR Soebrantas. Sepanjang kiri jalan dari depan Apotek Keluarga hingga ke arah Panam Square juga ditemukan lubang-lubang drainase mengangga. Posisinya juga cukup membahayakan, terutama bila genangan air dalam.(end)
Editor : Rindra Yasin