Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PUPR Lakukan Normalisasi Drainase Bertahap, Atasi Banjir Akibat Penyumbatan

Dofi Iskandar • Rabu, 3 Juli 2024 | 11:22 WIB
Ratusan kendaraan terjebak macet di Jalan HR Soebrantas, Jumat (21/6/2024) malam. Kondisi ini disebabkan oleh genangan banjir usai diguyur hujan deras.
Ratusan kendaraan terjebak macet di Jalan HR Soebrantas, Jumat (21/6/2024) malam. Kondisi ini disebabkan oleh genangan banjir usai diguyur hujan deras.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - RUAS Jalan HR Soebrantas, Panam dan beberapa ruas jalan lainnya kerap tergenang banjir saat hujan deras mengguyur. Salah satu penyebabnya karena drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga perlu dilakukan normalisasi.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, banjir masih terjadi di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru saat hujan deras turun. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru terus melakukan normalisasi drainase secara bertahap untuk mencegah terjadinya banjir.

Karena, salah satu penyebab banjir adalah akibat banyaknya drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Drainase yang tak berfungsi akibat sampah yang menumpuk, pendangkalan dan lainnya. Hal ini menjadi salah satu penyebab banjir hingga kerap menggenangi jalan saat hujan deras mengguyur.

Dia menuturkan, tim pasukan kuning dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru terus melakukan normalisasi parit dan drainase di sejumlah ruas jalan untuk mencegah terjadinya banjir. Kata Edward Riansyah, meskipun beberapa titik tersebut banjir, tetapi banjir tersebut tidak berselang lama. 

‘’Kami rutin melakukan pengerukan di Jalan Arifin Achmad, Jalan HR Soebrantas hingga Jalan Cipta Karya. Banyak sampah kemasan hingga sedimen lumpur yang membuat parit tidak berfungsi dengan baik,’’ ujar Edward Riansyah, Senin (1/7).

Dijelaskannya, proses normalisasi tersebut tidak hanya dilakukan secara manual oleh pasukan kuning. Pihaknya juga mengeruk parit dan drainase dengan unit ekskavator agar normalisasi lebih optimal. 

Lebih lanjut dikatakannya, proses pengerukan sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Dia menilai upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir di kawasan itu.

‘’Kita sudah lakukan pengerukan parit di sejumlah ruas jalan sejak beberapa waktu lalu untuk mencegah terjadinya banjir,’’ katanya.

Ia mengungkapkan, pada saat melakukan pengerukan, petugas banyak menemukan sampah yang menjadi penyebab tersumbatnya aliran air dalam parit maupun drainase. 

Untuk itu, Edward Riansyah mengajak masyarakat maupun pedagang di sekitar jalan itu agar tidak membuang sampah sembarangan di drainase atau parit. Jika sampah tersebut dibuang ke dalam parit atau drainase, maka akan membuat drainase tersumbat. 

‘’Ketika parit maupun drainase tidak berfungsi, tentu bisa menyebabkan genangan banjir di ruas jalan, kita pun melakukan upaya normalisasi secara bertahap,’’ pungkasnya.(hen)

Editor : Rindra Yasin
#hujan deras #panam #banjir #pekanbaru