PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho-Markarius Anwar mendatangi kediaman mantan Gubernur Riau (Gubri) Saleh Djasit, Senin (29/7/2024).
Kedatangan Agung Nugroho bersama Ketua Tim Pemenangan Ayat Cahyadi tersebut, disambut hangat oleh Saleh Djasit beserta sang anak Yulia Wati Saleh.
Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua DPD PKS Pekanbaru Yasser Hamidy, Ketua Bapilu Partai Demokrat Pekanbaru Desi Susanti serta istri Agung Nugroho yakni Sulastri.
Mantan Gubri Saleh Djasit mengungkapkan, kedatangan Agung Nugroho dan rombongan merupakan sebuah kehormatan bagi keluarga besarnya.
Dirinya mengingatkan pasangan Agung Nugroho dan Markarius Anwar, agar selalu waspada terhadap kejutan-kejutan politik yang akan muncul.
"Saya merasa sangat terhormat dengan kedatangan Agung Nugroho dan rombongan pada sore hari ini. Alhamdulillah, Ananda Agung Nugroho dan Markarius Anwar sudah mendapatkan perahu untuk berlayar di ajang Pikada Kota Pekanbaru nanti," sebut Saleh Djasit.
Meski memiliki banyak pengalaman, baik menjadi bupati dan gubernur, tokoh Riau ini melihat tantangan Pilkada saat ini jauh berbeda. Bahkan langkah Agung dalam mendapatkan dukungan partai sudah sangat luar biasa.
"Ini saja sudah sangat luar biasa karena yang lain masih mencari perahu. Apalagi, berdasarkan hasil survei elektabilitas Bapaslon Aman sudah mencapai angka 40 persen. Bagaimana pun, dunia politik ini penuh kejutan dan harus tetap waspada," tuturnya.
"Kami berharap, anak muda seperti Agung yang enerjik dan ramah ini bisa terus maju. Saya optimistis, pasangan Agung-Markarius bisa berhasil memimpin Pekanbaru ke depan," ungkap Saleh Djasit.
Saleh Djasit juga berpesan, agar Bapaslon Aman jika terpilih nanti bisa lebih memperhatikan kondisi Sungai Siak yang kini sangat memprihatinkan. Menurutnya, Sungai Siak bisa ditata indah sehingga menjadi wajah dan ikon baru Kota Pekanbaru.
"Pekanbaru ini merupakan kota yang bagus, karena memiliki aliran Sungai Siak. Namun sayangnya, perhatian pemimpin daerah sangat minim untuk membenahi Sungai Siak," pesannya.
Sementara itu, Bakal Calon Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyebutkan, tunjuk ajar yang diberikan Saleh Djasit sangat berharga. Semua nasihat yang diberikan, nantinya akan dijadikan sebagai bahan masukan dalam memimpin dan membenahi Pekanbaru.
"Pertama, saya ucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh Ayahanda Saleh Djasit. Beliau cukup memiliki banyak pengalaman dalam memimpin daerah, karena pernah menjabat sebagai Bupati dan Gubernur Riau," sebut Agung.
"Ada dua pesan dari beliau, pertama setiap pemilihan pasti ada perbedaan, namun nanti diharapkan dapat bersatu kembali. Kedua, Sungai Siak akan menjadi program prioritas kami ketika memimpin Pekanbaru," pungkasnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)