Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sejumlah JPO Rusak di Kota Pekanbaru Tak Kunjung Diperbaiki, Begini Kata Warga

Prapti Dwi Lestari • Kamis, 8 Agustus 2024 | 11:23 WIB
TANPA ATAP: Beberapa warga melewati jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman yang kondisinya tanpa atap dan mulai keropos, beberapa hari lalu.
TANPA ATAP: Beberapa warga melewati jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman yang kondisinya tanpa atap dan mulai keropos, beberapa hari lalu.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ada di Kota Pekanbaru mengalami kerusakan cukup parah. Meski kerusakan sudah cukup lama terjadi, namun perbaikan tak kunjung dilakukan.

Kondisi JPO yang rusak parah ini disesalkan warga kota. Apalagi kerusakan banyak terjadi JPO yang ada di yang memang padat lalu lintas kendaraan bermotor.

Pantauan Riau Pos, Rabu (7/8) terlihat sejumlah pejalan kaki berhati-hati saat melintasi jembatan penyeberangan orang yang kini kondisinya sudah tidak memiliki atap dan lantai bolong sehingga mudah bagi pejalan kaki melihat lajunya kendaraan bermotor yang melintas di bawah JPO.

Salah seorang pejalan kaki Ridho mengaku sangat kecewa dengan kondisi JPO yang memprihatinkan.

”Jujur kami pejalan kaki ini tidak punya nyali untuk menyeberang di badan jalan, melihat arus lalu lintas di jalan protokol yang cukup padat. Makanya kami menggunakan JPO. Tapi kondisi malah lebih memprihatinkan setiap hari ada saja lubang yang bertambah. Mungkin pemerintah bisa lebih perhatian terhadap fasilitas publik ini,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso, saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru berencana bakal menutup sementara JPO untuk mencegah warga menggunakannya.

”Proses perbaikan terhadap JPO belum kunjung dilakukan. Makanya kami berinisiatif untuk menutup sementara sebelum diperbaiki, agar tidak membahayakan pengguna JPO,” katanya.

Proses perbaikan terhadap JPO tidak bisa dilakukan karena belum ada proses serah terima aset. JPO tersebut masih belum pindah pengelolaan dari pengelola lama ke pengelola baru.

Kerja sama dengan pengelola sudah berakhir sehingga bakal alih ke pengelola baru. Proses alih ke pengelola baru bakal dilakukan secepatnya.

Yuliarso memastikan JPO bakal langsung diperbaiki setelah proses serah terima dengan pengelola baru. Ia menyebut pengelola baru bakal memperbaiki seluruh bagian JPO yang sudah keropos.

”Kita tentu ingin memastikan JPO itu safety atau aman bagi masyarakat, maka pengelola baru bakal memperbaiki bagian tangga hingga bagian atas JPO,” tegasnya.(ayi)

Editor : Rindra Yasin
#perbaikan #jpo rusak #pekanbaru