PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota Pekanbaru mengajukan anggaran belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar Rp3,022 triliun. Hal ini diketahui dari kesepakatan KUA-PPAS APBD 2025 bersama DPRD Kota Pekanbaru pada tengah pekan kemarin.
Baca Juga: PSPS Launching Tim, Target Lolos Liga 1
Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi menjelaskan persoalan banjir dan jalan rusak tetap menjadi prioritas pada APBD 2025.
”Prioritas kami tetap kepada pekerjaan rumah Kota Pekanbaru, seperti banjir, jalan rusak dan sampah. Kalau yang lain kan sudah menjadi mandatory, seperti kesehatan, pendidikan, gaji pegawai, dan lain-lain,” kata Sabarudi, Ahad (1/9).
Sempat mencuat isu bahwa beasiswa dari Pemerintah Kota Pekanbaru bakal hilang pada 2025. Namun Sabarudi menepis isu tersebut. Tahun tetap bakal tetap ada beasiswa.
”Untuk UHC (Universal Health Coverage), Docter on Call, tetap lanjut. Apalagi beasiswa, 2025 masih ada,” tegasnya.
Politis PKS itu memastikan DPRD Kota akan terus mendukung setiap program Pemerintah Kota Pekanbaru selagi itu dapat memberikan dampak yang positif.
”Terutama program yang berdampak langsung terhadap masyarakat,” tutup Sabarudi.(yls)
Editor : Rindra Yasin