PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Riko (32) tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Cipta Karya Ujung, Kelurahan Sialang Munggu, Kota Pekanbaru pada Kamis (17/10/2024) pagi. Hal ini terjadi setelah korban ditikam oleh adik kandungnya sendiri berinisial Ag (25).
Penikaman itu bermula sekitar pukul 7.30 WIB ketika korban menanyakan apakah masih ada gula di dapur kepada ibunya.
Saat itu sang ibu yang sedang mencuci piring menjawab gula habis dan meminta korban pergi membelinya sendiri.
Entah apa yang ada di pikiran korban saat mendengar diminta untuk membeli sendiri itu. Hingga dirinya langsung marah-marah kepada sang ibu.
Mendengar ada keributan di dapur, Ag yang merupakan adik kandung korban, yang sedang tidur, terbangun. Ag tersulut emosinya mendengar sang ibu dimarahi abangnya.
Sempat terjadi pertengkaran mulut di antara Ag dan korban sampai keluar rumah.
Saat itu tiba-tiba Ag masuk lagi ke dalam rumah dan kembali menemui korban, namun kali ini dengan sebilah pisau.
Tanpa pikir panjang, Ag langsung menghunuskan pisau ke arah abang kandungnya itu hingga mengenai rusuk kiri.
Mengalami luka robek, korban langsung rebah bersimbah darah. Sang ibu yang panik langsung berlari mencari pertolongan ke rumah tetangganya.
Sementara pelaku Ag langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Kapolsek Bina Widya Kompol Asep Rahmat membenarkan peristiwa pertengkaran beradarah antara adik dan abang tersebut.
Saat polisi tiba di lokasi, menurut Kapolsek, pelaku sudah melarikan diri.
''Terhadap pelaku sempat kami lakukan pengejaran, setelah sekitar 1 jam pelaku dapat kami amankan. Saat ini pelaku kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut,'' sebut Kompol Asep.
Peristiwa ini menurut Kompol Asep masih dalam penyelidikan. Sejumlah barang bukti turut diamankan dari lokasi.(end)
Editor : RP Edwar Yaman