PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lima Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru dijadwalkan menjalani debat publik kedua di Hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis (21/11) malam nanti. KPU Kota Pekanbaru mempersiapkan tema, salah satunya terkait good governance atau tata kelola pemerintah yang baik dan profesional.
‘’Debat publik akan berlangsung di Hotel Pangeran, mengusung tema Membangun Kota Pekanbaru yang Sehat, Cerdas dan Berdaya Saing serta Tata Kelola Pemerintah yang Baik dan Profesional,’’ sebut Komisioner KPU Pekanbaru Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Rizqi Abadi, Rabu (20/11).
Debat akan dibuka sekitar pukul 20.00 WIB. Dibagi dalam enam segmen dengan durasi 180 menit. ‘’Untuk tim perumusan materi debat, kita didukung ahli, baik dari unsur akademisi, profesional hingga tokoh masyarakat,’’ sebut Rizki.
Debat juga akan menghadirkan lima panelis yakni Ketua Prodi S2 Pendidikan Dasar FKIP Unri Dr Hendri Marhadi SE MPd, Dosen Fisipol Universitas Islam Riau Agung Wicaksono SIP MPA, Dosen STMIK Dharmapala Riau Dr Santy AMD Ak SH MH, Dosen Universitas Riau sekaligus Konselor Pendidikan Siska Mardes SPd MPd Kons dan Akademisi UIN Suska Riau Mutasir SHI MSy.
Rizqi mengingatkan paslon untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pihaknya hanya membatasi 40 orang pendukung untuk masing-masing paslon. ‘’40 orang itu sudah termasuk paslon ya. Jadi tidak dibenarkan membawa pendukung lebih dari itu, baik yang masuk dalam ruangan ataupun yang tidak,” Rizqi menegaskan.
Menghadapi debat ini, Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1 Muflihun-Ade Hartati menegaskan kesiapannya. “Belajar dari pengalaman debat kandidat pertama kemarin, kami siap untuk debat kedua ini,’’ ujar Calon Wali Kota (Cawako) Pekanbaru nomor urut 1 ini kepada Riau Pos, Rabu (20/11).
‘’Kami tentu akan memaksimalkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, supaya seluruh masyarakat Kota Pekanbaru tahu bahwa kami punya niat tulus untuk membangun Pekanbaru ini. Bisa dilihat dari dari visi misi kami yang selalu kami sampaikan saat kampanye dialogis,” tambah pria yang akrab dipanggil Uun ini.
Uun menambahkan, dirinya tidak mempersoalkan dinamika yang terjadi saat debat perdana dan mengucapkan berterima kasih atas kritikan yang dilontarkan kepadanya. “Di debat kedua kami mengajak kepada semua paslon untuk lebih adu program dan gagasan untuk Pekanbaru lebih maju,’’ ujarnya.
Di tempat terpisah, paslon nomor urut 2 Intsiawati Ayus-Taufik Arrakhman mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru Taufik Arrakhman mengatakan mereka tidak memerlukan persiapan khusus dan siap menyapu bersih seluruh permasalahan yang ada di Kota Pekanbaru.
“Kalau persiapan khusus kami tidak ada, hanya mencoba mendalami lagi materi yang telah diberikan oleh KPU Pekanbaru. Yang jelas kami siap menyapu bersih permasalahan yang ada di Pekanbaru ini karena kami sebagai calon pemimpin sangat bersih,”ucapnya.
Taufik Arrakhman berharap masyarakat bisa benar-benar dapat menyaksikan debat yang memberikan solusi bagi pembangunan dan kemajuan Kota Pekanbaru ke depannya. “Kami berharap acara debat kandidat ini tidak ada halangan lagi ke depannya,” tuturnya.
Paslon nomor urut 3 Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda juga menyatakan siap. Cawako Ida Yulita Susanti mengatakan, walaupun debat publik sudah di depan mata, Ida bersama pasangannya tidak terlalu ambil pusing dan tetap berkampanye ke masyarakat. “Semoga berjalan lancar dan sukses di debat kedua ini. In sya Allah materi yang dikirim KPU sudah kita pelajari secara mendalam,” tambahnya.
Paslon nomor urut 4 Edy Natar-Dastrayani Bibra dikenal dengan jargon PATEN juga menyatakan siap dan telah mempersiapkan bahan sesuai visi misi, program PATEN atau program maju sebagai calon pimpinan di Pekanbaru. “Yang jelas kita siap mengikuti debat sebagai mana aturan dan pelaksanaannya,” ujar Edy Natar.
Terkait untuk evaluasi debat pertama menurutnya, tidak ada yang begitu harus dievaluasi cuma mempersiapkan apa yang akan bahas di dalam debat itu. “Intinya debat ini kan agar masyarakat lebih dalam tau terkait program program calon. Dan semua kita sampaikan secara detil,” katanya.
Sementara itu, paslon nomor urut 5 Agung Nugroho-Markarius Anwar (AMAN) juga mengaku sudah sangat siap. Cawako Agung Nugroho menyebutkan, tema yang diangkat di dalam debat menjadi salah satu visi utama keduanya. “In sya Allah, pada debat kedua ini sudah sangat siap. Apalagi saya dan Pak Markarius punya cukup pengalaman pada tema yang diangkat,” sebutnya.(end/Ayi/gus/dof/nda/ali)
Editor : Rindra Yasin