PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, untuk agenda kegiatan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tetap berjalan normal. Rabu (4/12/2024), pihak KPK tak ada melakukan giat lanjutan di gedung utama, perkantoran Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Ruang kerja Penjabat (Pj) wali kota dan ruang kerja Sekretaris Kota (Sekko) masih tersegel KPK.
"Tak ada giat tambahan dari orang KPK untuk hari ini. Aktivitas berjalan kondusif," ujar petugas Satpol PP yang tak ingin menyebutkan namanya itu.
Pantauan Riaupos.co sampai Rabu (4/12/2024) siang, aktivitas para ASN yang bekerja di gedung utama perkantoran Tenayan tersebut berjalan normal.
Roni Rakhmat yang dilantik jadi Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Selasa (3/12/2024) pagi, Rabu (4/12/2024) sudah berkantor di gedung utama Tenayan. Dirinya menempati ruang tenaga ahli Wali Kota Pekanbaru.
Sedangkan ruang kerja wali kota hingga hari ini, masih terkunci dan tersegel KPK.
Pj wako mengambil langka strategis di hari kerja pertamanya, dengan menggelar rapat kerja bersama kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Dirinya tidak ingin terjadi kendala dalam proses penyelesaian pekerjaan yang ada di Pemko Pekanbaru.
"Tentu ini harus kita kejar sesuai dengan aturannya," ujarnya.
Dirinya sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru juga akan menunjuk pejabat pengganti sementara untuk jabatan Sekretaris Daerah.
"Jadi ini akan kita evaluasi dalam waktu dekat, segera kita usulkan (Sekda) nanti, siapa yang kita usulkan untuk Plh dan seterusnya jadi Plt," katanya.
Editor : RP Rinaldi