PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pasca penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa dan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, hari ini lembaga anti rasuah ini kembali melakukan penggeledahan.
KPK menggeledah ruang kerja Pj Wako dan Sekko, Kamis (5/12/2024). Pantauan Riaupos.co sampai pukul 15.25 WIB, penggeledahan masih berlangsung.
Segel KPK yang sebelumnya terpasang di ruangan kerja Pj Wako dan Sekko telah ditanggalkan. Petugas KPK yang jumlahnya belasan itu masih berada didalam ruang kerja Pj Wako.
"Tak boleh masuk ya, seteril ya, diminta tidak boleh di sekitar ruangan sini," ujar salah satu petugas Satpol PP yang berjaga di sekitaran ruang kerja Pj Wako yang digeledah petugas KPK tersebut.
Penggeledahan dilaporkan petugas Satpol PP Pekanbaru yang tak bersedia disebutkan namanya itu sudah berlangsung sejak sebelum Zuhur.
"Sebelum zuhurlah sekitaran itu," sambung petugas Satpol PP yang lainnya.
Sementara di luar pintu masuk gedung utama perkantoran wali kota Pekanbaru Tenayan Raya, berjejer mobil petugas KPK.
Giat lanjutan KPK tidak mengganggu pelayanan dan aktivitas ASN yang bekerja.
Para ASN dan warga yang ada di kantor wali kota di Tenayan bahkan banyak yang tidak mengetahui kedatangan petugas KPK.
"Biasa saja, aktivitas berjalan tadi saya lihat pegawai PNS-nya, saya ada mau urus dan ketemu orang sini," ungkap seorang warga yang mengaku bernama Yuni di sekitaran kantor wali kota di Tenayan itu.
Editor : RP Rinaldi