PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan tenaga harian lepas (THL) yang bertugas di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru sedang dievaluasi. Mereka bisa diperpanjang kontraknya, bisa juga tidak diperpanjang lagi. Akhir Desember masa kontrak berakhir.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tengah menyeleksi para THL di rumah sakit plat merah ini. Pemko bakal menyeleksi kembali berapa kebutuhan THL yang ada di rumah sakit ini.
Baca Juga: Komisi III DPRD Pekanbaru Minta Pj Wako Roni Rakhmat Tindaklanjuti Persoalan RSD Madani
Adapun THL yang bertugas di rumah sakit tersebut lebih dari 600 orang pegawai. Jumlah ini cukup banyak hingga Pemko melakukan seleksi untuk kontrak tahun 2025.
"Jadi ini sekaligus untuk melakukan rekrut baru. Kontrak mereka kan untuk satu tahun. Desember habis," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Selasa (17/12/2024).
Baca Juga: Dicopot, Eks Direktur RSD Madani Melawan, Laporkan Pj Wako ke Kemendagri
Dirinya mengatakan, dalam waktu dekat pemko bakal melakukan rapat, terkait keputusan asesmen atau seleksi THL ini. Mereka memperhitungkan berapa jumlah yang dibutuhkan di rumah sakit tersebut.
Pemko juga memperhitungkan dengan kemampuan keuangan daerah. Usai didapati keputusan terkait perekrutan THL RSD Madani untuk tahun 2025, maka bisa dilakukan perekrutan baru berapa jumlah THL yang diperlukan.
Baca Juga: Pj Wako Risnandar Dilaporkan ke Kemendagri, Terkait Pemberhentian Sementara Direktur RSD Madani
Ingot belum bisa memastikan jumlah THL yang mencapai 600 orang lebih itu bisa dipertahankan atau adanya perubahan hingga pemutusan kontrak untuk tahun depan.
Pemko Pekanbaru, bakal assesment para THL di RSD Madani. Hal ini seiring jumlah THL yang bertugas di rumah sakit milik pemerintah kota itu cukup banyak. Mereka bakal diseleksi dan ditempatkan pada bidang yang seharusnya.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra