PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia berkomitmen menjadi kampus unggul beorientasi internasional. Hal ini dibuktikan salah satunya dengan peningkatan jumlah mahasiswa Strata 2 (S2) yang diwisuda, adanya prodi unggulan dan profesor baru.
Hal ini disampaikan Wakil Rektor 1 Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Pekanbaru Prof Dr Teddy Chandra SE MM saat acara wisuda XXIII Tahun 2024 di SKA-Co EX, Rabu (18/12). Total ada 620 mahasiswa yang diwisuda.
Teddy Chandra mengatakan, mahasiswa yang diwisuda terdiri dari Prodi S1 Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Kemudian, Prodi S1 Manajemen, Prodi S1 Akuntansi dan S2 Manajemen.
”Iya, tahun ini memang terjadi peningkatan jumlah mahasiswa yang diwisuda, terutama mahasiswa S2 yang lulus hari ini adalah 243 orang, sehingga cukup banyak. Dan juga hari ini sekaligus menyampaikan kepada almamater kita bahwa kita selain mendapatkan unggul tahun ini, ada satu prodi kita yang unggul. Kemudian juga kita mendapatkan satu orang profesor baru untuk kampus Pelita Indonesia khususnya di Falkutas ilmu komputer,” ujar Prof Dr Teddy Chandra, SE, MM.
Dalam momen wisuda ini, juga disampaikan kepada almamater IBT Pelita Indonesia bahwa bagi para lulusan Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM) dan Prodi Sarjana Manajemen dikarenakan kedua program studi tersebut telah berhak menggunakan akreditasi dengan peringkat akreditasi unggul.
Prodi MM berhasil meraih peringkat unggul di tahun 2023, sedangkan prodi Sarjana Manajemen berhasil meraih akreditasi unggul di tahun 2024 ini. Kemudian juga saat ini di IBT Pelita Indonesia sudah Guru Besar dari Fakultas Ilmu Komputer IBT Pelita Indonesia, yakni Prof Dr Erlin MKom untuk kepakaran machine learning.
Ia menyampaikan bahwa Yayasan Pendidikan Pelita Indonesia dan Pimpinan IBT Pelita Indonesia berkomitmen untuk menjadikan Kampus IBT Pelita Indonesia sebagai kampus unggul yang berorientasi internasional. Bentuk bukti komitmen tersebut dapat dilihat dari beberapa target dan kebijakan yang telah di buat dan dilakukan.
”Bukti pertama adalah komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki,” terangnya.
Saat ini IBT Pelita Indonesia telah memiliki empat orang guru besar, sementara dosen-dosen lainnya banyak yang telah meraih jabatan fungsional sebagai lektor kepala. ”Bahkan dalam 5 tahun ke depan, kami menargetkan 90 persen dosen kami sudah berpendidikan S3,” paparnya.(dof)
Editor : Rindra Yasin