PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pedagang kaki lima (PKL) pasar tumpah di Jalan Ahmad Yani keluhkan penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Selasa (7/1/2025). Karena menurut para pedagang yang sudah menahun berjualan di sekitar Jalan Ahmad Yani ini pembeli sering bertransaksi dari pukul 07.00 hingga pkul 09.00 WIB.
"Kami juga pernah berdagang di dalam pasar, tapi sepi dari pembeli,"kata salah satu pedagang yang mengaku namanya Manurung.
Soal penertiban ini, lanjut Manurung, menyangkut perekonomian dan pendidikan anak-anak di rumah.
"Kalau pembeli sepi, makan apa kami di rumah, dan juga bagaimana pendidikan anak kami," ucapnya.
Ia meminta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memberikan solusi agar tidak memberatkan para pedagang dalam mencari rezeki.
"Selama berjualan, sampah kami kumpulkan. Tidak berserak-serak di jalan dan kami pulul 09.00 WIB sudah tidak berdagang di sini lagi,"ujarnya.(*2/ali)
Editor : Edwar Yaman