Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lagi, Massa Desak Pemko Tutup CFK

Tim Redaksi • Sabtu, 11 Januari 2025 | 10:14 WIB

 

Massa aksi demo memadati ruas Jalan HR Soebrantas, tepatnya di depan THM Chromatic Family Karaoke, Jumat (10/1/2025) siang.
Massa aksi demo memadati ruas Jalan HR Soebrantas, tepatnya di depan THM Chromatic Family Karaoke, Jumat (10/1/2025) siang.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk kedua kalinya warga dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Tuah Madani dan Kecamatan Binawidya menggelar aksi demo, Jumat (10/1) siang. Tuntutan mereka tetap sama yaitu mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menutup operasional Tempat Hiburan Malam (THM) Chromatic Family Karaoke di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tuah Madani.

Massa yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat (FAM) itu mendatangi lokasi THM yang berada di pinggir jalan. Massa melakukan long march dari tempat masing-maasing menuju lokasi aksi.

Warga yang berdemo menggunakan pita kuning di lengan.Mereka juga membentangkan spanduk berisi tuntutan. Selama aksi damai tersebut, ratusan personel gabungan dari Polresta dan Satpol PP Pekanbaru melakukan penjagaan.

”Kami meminta pemerintah menutup sarang maksiat ini (Chromatic Family Karaoke, red) ,” tegas Ketua FAM Syariful sambil berorasi di atas mobil yang dilengkapi fasilitas pengeras suara.

”Ini tempat sudah sarang maksiat, membangun tidak sesuai aturan, berdiri dekat dengan masjid, sekolah Islam hingga kampus,” lanjutnya.

Disebutkan Syariful, aksi mereka kali ini buntut lambatnya tindakan yang diambil Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terhadap tuntutan aksi mereka sebelumnya. Masyarakat menuntut THM ditutup karena melanggara aturan, namun hal tersebut tak kunjung dilakukan oleh pemerintah.

Dalam aksi kemarin, massa menuntut THM Chromatik ditutup hari itu juga dan segera disegel, sehingga tidak lagi ada aktivitas yang dilakukan.

”Ini kali kedua kami turun aksi. Kalau masih dibiarkan dibuka, jangan salahkan kami yang menutup sendiri tempat maksiat ini,” teiak Syariful.

Mendengar orasi itu, massa yang berada di sekitar langsung berteriak, ”Tutup! Tutup!”.

Ditutup Sementara

Usai didemo, THM Chromatic Family Karaoke akhirnya ditutup sementara, Jumat (10/1) petang. Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekrtaris Kota (Sekko) Pekanbaru Zarman Candra saat mendatangi massa.

Ia mengatakan, secara perizinan Chromatic sudah memenuhi syarat. Dan pengelola memiliki izin yang lengkap.

”Kami sudah bertemu dengan pengelola Chromatic, dan atas nama pemerintah kKota meminta untuk tutup selama 3 hari. Setelah itu baru akan kami sampaikan lagi hasil kajian ulang,” ujar Zarman.

Hal yang sama disampaikan Kasatpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian. “Sementara ini, untuk tiga hari ke depan ditutup dulu,” ujarnya.

Terkait aksi demonstrasi ini, Riau Pos berusaha untuk mengkonfirmasi pengelola Chromatic Family Karaoke, namun tidak berhasil. Dari awal hingga akhir demonstrasi berlangsung tidak ada perwakilan pengelola yang menemui warga.(*/ali/ilo)

Editor : Rindra Yasin
#tutup THM dan Karaoke #demo warga #pekanbaru #Chromatic Family Karaoke