PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru melakukan rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruangan (PUPR) Kota Pekanbaru pada Senin (13/1) lalu. Dari pertemuan tersebut diketahui masih ada seribuan titik jalan rusak yang harus diperbaiki. Selain itu, Pekanbaru juga dihadapi dengan masalah banjir.
Sementara itu, anggaran di Dinas PUPR Kota Pekanbaru pada APBD 2025 hanya berkisar Rp273 miliar dengan tunda bayar mencapai Rp146 miliar. Hal ini menjadi perhatian khusus Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru yang menjadi mitra kerja Dinas PUPR. Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel membeberkan, total ada 1.645 titik jalan rusak yang harus diperbaiki.
”Ada sebanyak 1.645 titik jalan berlubang di Kota Pekanbaru. Jadi kami minta itu segera diperbaiki. Kalau tidak bisa di-overlay, bisa ditambal. Termasuk, titik-titik banjir yang ada di Pekanbaru itu harus diatasi,” kata Roni.
Roni sebutkan, Komisi IV yang membidangi infrastruktur sangat berharap Dinas PUPR Kota Pekanbaru memaksimalkan anggaran di tahun 2025 untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan juga menangani permasalahan banjir yang selalu menghantui masyarakat saat kondisi hujan.
”Kedua permasalahan ini hingga kini masih menjadi keluhan yang paling dirasakan masyarakat Kota Pekanbaru,” klaim Roni.
Roni juga menjelaskan, Komisi IV siap memberikan dukungan anggaran untuk kegiatan di Dinas PUPR. ”Kita kan lagi defisit, banyak kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan. Tunda bayar di Dinas PUPR itu saja sekitar Rp146 miliar. Jadi Komisi IV akan mendalami porsi anggaran perbaikan jalan dan penanganan banjir ini dalam penyesuaian penyempurnaan APBD 2025,” kata Roni.
Roni memastikan, pekan ini Komisi IV mulai membahas masalah kerusakan jalan dan banjir. Selain itu, tunda bayar juga perlu menjadi perhatian.
Sebelumnya, pada rapat Senin (13/1) lalu, Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengaku ada dua program prioritas utama di 2025. Yaitu jalan rusak dan banjir. ”Dua itu menjadi program prioritas di luar kegiatan rutin Dinas PUPR. Kalau dipikir, untuk banjir dan jalan rusak, dengan anggaran di tahun ini mungkin tidak menutup secara signifikan, ya. Tapi paling tidak secara alokasi jauh lebih baik di tahun ini untuk dua program prioritas tadi,” ujar Edward.(end)
Editor : Rindra Yasin