Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lagi, Pejabat Pemprov Riau Mengundurkan Diri

Soleh Saputra • Rabu, 26 Februari 2025 | 08:47 WIB

Imron Rosyadi
Imron Rosyadi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pejabat Tinggi Pratama (PTP) atau eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali ada yang mengundurkan diri. Kali ini Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Imron Rosyadi mengundurkan diri dari jabatannya. 

Surat pengunduran diri Imron Rosyadi dari jabatan eselon II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tertanggal 24 Februari 2025. Imron Rosyadi saat dikonfirmasi soal surat pengunduran dirinya sebagai Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau membenarkannya.

“Iya informasi itu betul,” kata Imron Rosyadi.

Saat ditanyakan terkait alasannya mengundurkan diri dari jabatan Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Imron Rosyadi menyatakan sudah disampaikan di dalam surat pengunduran dirinya. “Itu sudah saya sampaikan di dalam surat,” sebutnya.

Ditanya pengunduran dirinya karena mau berkiprah di pemerintah pusat atau pemerintah daerah, Imron tidak menampik hal itu. 

“Sebetulnya mau pindah ke pemerintah pusat jika ada kesempatan. Insya Allah sekarang baru mau menjajaki, mohon doanya,” ucapnya. 

Untuk diketahui, dalam kurun waktu kurang dari setahun. Sebanyak empat PTP atau Eselon II di lingkungan Pemprov Riau mengundurkan diri dari jabatannya. 

Pertama yakni Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Riau Zainal Arifin dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau Rahmad Ramadyanto yang mengundurkan diri pada April 2024 lalu. 

Kemudian Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Mamun Murod yang mundur pada Februari 2025 dan terakhir Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Imron Rosyadi yang mengundurkan diri pada 24 Februari 2025.

Pada saat Zainal Arifin dan Rahmad Ramadyanto mengundurkan diri, pucuk pimpinan di Riau dipimpin Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto. Sedangkan saat Mamun Murod mundur, Riau dipimpin Penjabat Gubernur Riau Rahman Hadi. Namun Provinsi Riau sudah memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih yakni Abdul Wahid-SF Hariyanto.

Mamun Murod saat dikonfirmasi terkait alasan pengunduruan dirinya menyebutkan ia merasa dirinya sudah melakukan tugas dan pengabdian sebagai ASN dengan pencapaian yang optimal hingga pada tingkatan pejabat eselon dua (pejabat tinggi pratama). Selain itu, ia juga ingin fokus pada dunia lain pada dunia usaha atau bisnis dan memberi waktu lebih bagi keluarga.

“Saya ingin mencoba pada dunia usaha. Sekaligus juga ingin memberikan waktu yang lebih luas untuk keluarga,” katanya ketika itu.

Sementara itu, Zainal Arifin dalam pemberitaan sebelumnya saat dikonfirmasi juga membenarkan ia mengundurkan diri karena akan berkarir di pemerintah pusat. Namun ia membantah jika pengunduran dirinya dari jabatan Direktur RSJ Tampan Riau karena tersandung kasus hukum.

“Saya mengajukan pindah ke pusat. Jadi tak betul kalau ada isu saya mundur karena adanya kasus hukum. Karena saya tidak ada merugikan orang lain,” katanya.(gem)

Editor : Arif Oktafian
#Imron Rosyadi #Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau #pengunduran diri