Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wako Pekanbaru, Kapolresta Pekanbaru dan Kapolda Riau Tinjau Banjir di Rumbai

Afiat Ananda • Sabtu, 8 Maret 2025 | 08:11 WIB
Memberikan bantuan saat meninjau warga terdampak banjir di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Jumat (7/3/2025).
Memberikan bantuan saat meninjau warga terdampak banjir di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Jumat (7/3/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho bersama Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika SIK dan jajaran meninjau lokasi banjir di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Jumat (7/3).

Dalam peninjauan itu, Wako bersama Kapolda memberikan bantuan kepada warga yang berada di tenda pengungsian. Tim dari Polda Riau juga mela­kukan trauma healing kepada warga, terutama anak-anak yang berada di tenda pengungsian.

Diketahui, korban banjir akibat luapan air Sungai Siak terus bertambah. Pasalnya, hingga kemarin air terus cenderung meningkat. Untuk di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, yang sebelumnya hanya selutut orang dewasa, kini ketinggian air sudah naik.

Mengingat jumlah korban banjir yang semakin banyak, Pemko Pekanbaru berkoordinasi dengan Polda Riau untuk menambah tenda pengungsian dan jumlah makanan yang akan dikirim. Namun, masih banyak juga warga yang bertahan di rumah masing-masing.

Pantauan di lokasi, air menggenang setinggi dada orang dewasa. Bau lumpur bercampur sisa genangan membuat udara di sekitar terasa pengap. Namun, kondisi ini tak menghalangi Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal turun langsung ke rumah-rumah warga.

Tanpa ragu, Irjen Iqbal menerobos genangan air kotor yang kedalamannya lebih 1 meter untuk menyapa langsung warga yang masih bertahan di rumah mereka. Tidak datang dengan tangan kosong, Kapolda Riau membawa banyak sembako untuk dibagikan kepada warga.

Satu per satu, rumah didatangi. Saat perahu karet mendekat, Irjen Iqbal turun langsung ke air, meskipun lumpur dan sampah mengotori permukiman. Bersama sang istri, ia mengetuk pintu rumah warga dan menyerahkan bantuan secara langsung.

“Kami di sini untuk membantu. Jangan ragu, jika perlu sesuatu, segera beri tahu kami,” ucapnya kepada seorang ibu yang berdiri di depan rumah dengan mengenakan sarung untuk menghangatkan tubuh.

Tidak hanya memberikan sembako, Irjen Iqbal juga menyempatkan berbincang dengan warga memberikan semangat di tengah musibah. Ia memahami bahwa banjir bukan hanya merendam rumah, tetapi juga menyisakan kekhawatiran akan kesehatan, logistik, dan keselamatan keluarga. ‘’Bapak, ibu, tetap sabar, ya. Kami semua ada di sini untuk membantu. Pemerintah Kota, Polisi, TNI, semuanya bekerja bersama supaya keadaan cepat membaik,” ujarnya.

Sejak awal bencana, ia terus mengerahkan personel Polda Riau, turun ke lapangan, memastikan warganya tidak berjuang sendirian. Keberadaannya di tengah banjir, bukan sekadar simbol kepemimpinan, tetapi bentuk nyata dari kepedulian.

Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan air yang belum juga surut, ia menegaskan bahwa bantuan akan terus disalurkan. “Kami akan terus di sini, mendampingi masyarakat sampai situasi kembali normal,” tegasnya.

Kapolda Riau mengatakan ada 20 pos pengungsi yang didirikan oleh kepolisian. Irjen Iqbal ingin memastikan, warga pengungsi mendapatkan pelayanan yang baik dan layak. Khususnya dari anggota polisi yang sudah bertugas membantu masyarakat di lokasi tersebut.

Antisipasi Pencurian

Masyarakat yang terdampak banjir terpaksa harus mengungsi dan meninggalkan rumahnya. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu terjadinya aksi pencurian. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra menggelar patroli bersama jajarannya, Kamis (6/3) malam hingga Jumat (7/3) dinihari.

Setidaknya sudah ada delapan titik yang dikunjungi bersama tim Satreskrim Polresta Pekanbaru. Ia meminta agar masyarakat tidak sungkan memberikan laporan apabila terjadi peristiwa tindak pidana seperti pencurian, dan lain sebagainya.

“Sejauh ini masih belum ada (tindak pidana pencurian, red). Di lokasi kami temui tokoh masyarakat, ketua RT, dan ketua RW. Kami tinggalkan nomor telepon. Kalau ada kejadian langsung telepon. Saya sendiri selaku Kasatreskrim stand by on call 24 jam,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai Raznizal Syukur menyebutkan, dirinya sempat menemani Kasatreskrim berkeliling lokasi banjir. “Kami masyarakat tentu merasa sangat senang dan tenang juga, ada Pak Kasatreskrim yang turun langsung ke sini. Saya sempat mendampingi beliau di RT 03, RW 02, Jalan Nelayan ini,” ujar Raznizal.

Dia turut memuji Kasatreskrim Kompol Bery yang sangat ramah terhadap masyarakat. Hal ini juga dirasa menambah semangat masyarakat, khususnya korban banjir untuk tetap tegar menghadapi musibah yang terjadi ini. “Pak Kasatreskrim sangat ramah. Kami dibawakan makanan banyak. Ada sembako dan lain-lain. Saya mewakili masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri,” ucapnya.(ilo/nda)

Editor : Rindra Yasin
#korban banjir #kapolresta pekanbaru #banjir pekanbaru #luapan sungai siak #kapolda riau #walikota Pekanbaru #tinjau banjir #rumbai