PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Mengurai kemacetan pada jam-jam tertentu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru bersama dengan Satlantas Polresta serta anggota DPRD melakukan rekayasa lalu lintas di persimpangan Jalan Riau-Kayu Manis, Kamis (20/3/2025) dinihari.
Rekayasa dilakukan dengan memasang water barrier dari semen dengan panjang lebih kurang 40 meter dari pertemuan Jalan Soetta ke Jalan Kayu Manis--Jalan Riau ke arah SPBU Jalan Riau.
Dijelaskan Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Yuliarso, rekayasa lalu lintas dilakukan melihat kondisi persimpangan yang selalu terjadi crowded kendaraan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas.
Seperti ada yang crossing memotong pembatas, dan mengambil jalan pintas di sisi yang berlawanan arah dan yang lainnya.
"Kami pasang guna mengurai kemacetan di titik tersebut jelang Hari Raya Idulfitri. Ini juga dorongan anggota DPRD Pekanbaru, bapak Robin Edward," ujar Yuliarso.
Yuliarso menyebut, hal ini dapat mengakibatkan kemacetan atau antrean panjang hingga bisa terjadi fatalitas kecelakaan kendaraan.
"Jadi kami mendapat bantuan dari pihak HKI dengan pemberian pembatas ini sebanyak 15 unit, semoga dapat mengurai kemacetan dititik pertemuan Jalan Riau, Jalan Kayu Manis, Jalan Soekarno-Hatta. Jadi ini tanpa APBD kita pasang," jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, agar dapat mengikuti rambu-rambu dan alat pendukung lalu lintas yang sudah dipasang di jalanan.
Karena kamseltibcar dapat terwujud jika pengemudi kendaraan mau mematuhi rambu-rambu, dan sarana lalu lintas yang tersedia di jalan.
"Kami juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kerja sama yang diberikan oleh PT HKI dan pihak yang berkontribusi. Sarana ini salah satu solusi yang dananya bersumber dari luar APBD Pekanbaru, sesuai arahan bapak Wali Kota Agung Nugroho," pungkasnya.
Editor : Rinaldi