Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wako Tinjau Drainase Pasar Pagi Arengka, Turunkan 2 Mobil Penyedot Lumpur dan Bangun Satu Aliran Drainase

Joko Susilo • Kamis, 10 April 2025 | 14:35 WIB
Wako Pekanbaru H Agung Nugroho didampingi Kadis PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah meninjau penyedotan lumpur di kawasan Pasar Pagi Arengka, Kamis (10/4).
Wako Pekanbaru H Agung Nugroho didampingi Kadis PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah meninjau penyedotan lumpur di kawasan Pasar Pagi Arengka, Kamis (10/4).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho melakukan peninjauan di sejumlah drainase yang berada di sekitaran Jalan Soekarno Hatta-HR Soebrantas. Dinas PUPR Pekanbaru diinstruksikan menurunkan dua mobil penyedot lumpur, truk dan puluhan petugas kebersihan.

Kamis (10/4/2025) pagi, Agung Nugroho tiba di ujung persimpangan Jalan HR Soebrantas, dibawa jembatan flyover. Wako didampingi Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edward Riansyah, Plt Kadis DLHK Reza Aulia, Plt Kadiskominfo Firman Hadir, pihak Camat Tuah Madani dan dari Camat Binawidya.

Selain puluhan petugas kebersihan Pemko Pekanbaru, juga diturunkan dua unit mobil penyedot lumpur, truk pengangkut, alat berat dan mobil pemadam.

Agung memantau langsung proses penyedotan lumpur di dalam drainase. Saluran sejumlah drainase diketahui tidak lancar, bahkan banyak sampah yang menyebabkan aliaran tersumbat seperti drainase yang tepat di depan Pasar Pagi Arengka di Jalan Soekarno Hatta. "Hari ini kita action sekaligus mencoba mobil penyedot lumpur sedimen yang sudah menghambat. Buntu saluran air di sekitaran Pasar Pagi Arengka ini," ujar Agung.

Agung menambahkan, persoalan banjir yang kerap terjadi di depan Pasar Pagi Arengka atau dibawa flyover karena saluran drainase yang ada dikedua jalan atau persimpangan antara Jalan Soekarno Hatta dengan Jalan HR Soebrantas tersumbat. Dua mobil penyedot diturunkan untuk mengatasi sumbatan tersebut.

"Kita sudah mendapat bantuan mobil dari Kementerian PUPR. Satu mobil untuk penyedot sedimen dan satu mobil lagi Pemerintah Kota Pekanbaru beli juga. Satu unitnya seharga Rp5 miliar," tambah Agung.

"Ini yang akan menyedot lumpur di dalam terowongan drainase yang tidak bisa petugas atau orang bersihkan," sambungnya.

Satu jalur aliaran air atau drainase ke depan akan dibuka di depan Pasar Arengka ini. Agar aliran air di drainase yang tersumbat dapat kembali lancar. Untuk itu, para pedagang diminta pengertiannya supaya nanti bisa memindahkan tempat jualannya.

"Kemudian nanti akan kita buka lagi di depan Pasar Pagi Arengka saluran airnya. Memang sampah sudah menumpuk. Maka kami minta pengertian nanti dari pedagang untuk mengalihkan tempat jualannya," kata Agung yang menambahkan akan membongkar bangunan ruko di Pasar Pagi Arengka yang berada di atas drainase.

Editor : Rinaldi
#pasar pagi arengka #wali kota pekanbaru #drainase