PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kurang dari dua bulan menjabat, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho telah membuat berbagai gebrakan yang langsung mengena pada subtansi permasalahan.
Kendati begitu, Agung mengakui permasalahan Kota Pekanbaru amat kompleks, hingga pembenahan akan dilakukan secara berksenambungan.
Namun gebrakannya soal parkir, sampah, pelayanan catatan sipil hingga perbaikan jalan rusak kurang dari dua bulan setelah mendapat apresiasi. Hal ini disampaikan CEO Riau Pos Group Ahmad Dardiri saat keduannya bertemu di Komplek Perkantoran Tenayan pada Kamis (10/4/2025) sore.
Ahmad Dardiri, yang terkenal ceplas-ceplos dan tak segan mengkritik sejak semasa masih menjadi wartawan di lapangan, mengapresiasi gebrakan Wali Kota Pekanbaru itu.
Ia menilai Agung seorang pemimpin yang berani dan tepat menyelesaikan isu-isu krusial Kota Pekanbaru.
''Untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sudah berkarat-karat seperti yang terjadi Pekanbaru ini memang butuh pemimpin seperti beliau (Agung Nugroho, red). Anak muda yang berani, lincah dan punya jaringan kuat,'' kata Ahmad Dardiri.
Dardiri menekankan komitmen Riau Pos Group mendukung Agung Nugroho menyelesaikan setiap masalah kompleks Kota Pekanbaru. Tentunya selama sesuai dengan aturan dan berada pada jalur yang pro pada hak hidup masyarakat luas.
''Kita tetap pada kebijakan untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakatlah, yaitu para pembaca kita,'' tegas Dardiri.
Agung Nugrogo dengan sepak terjangnya sebagai Wali Kota sejauh ini dinilai laksana pembalap muda yang tidak kenal takut. Memang seorang pembalap saat muda, Agung mampu tampil mengambil kebijakan cepat dan taktis dalam menekel masalah akut perkotaan.
Gebrakan perdana Agung Nugroho adalah meneken SK penurunan tarif parkir. Langkah ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena memang menjadi keluhan sejak lama. Ia berjanji akan terus memperbaiki masalah satu ini.
Gebrakan kedua, setelah dilantik siangnya, pada malam hari sejumlah alat berat langsung bergerak membenahi jalan-jalan rusak yang telah menjadi keluhan terus-menerus dari masyarakat.
Tidak berhenti sampai disitu, isu sampah, bahkan sebelum dilantik Agung sudah turun ke TPA Muara Fajar untuk melihat masalah pengelolaan sampah ini langsung ke jantungnya.
Untuk memastikan sampah tidak menumpuk, sebelum Idulfitri ia mengeluarkan maklumat gerakan Serbu Sampah. Seluruh sumber daya Pemko terkait digerakkan. Bahkan saat Idulfitri Agung terlihat turun langsung ke lokas TPS Ilegal untuk memastika sampah diangkut.
Untuk memastikan sampah tidak lagi menumpuk, TPS Ilegal yang sudah bersih langsung dijadikan taman. Pohon penghijauan ditanam di lokasi.
Selain itu, masalah akut lainnya juga tak lepas dari pandangan mata tajam Agung Nugroho dan wakilnya Markarius Anwar. Soal satu itu Agung mengakui tidak mudah. Selain itu biayanya juga besar.
''Fokus kita bagaimana mendapt bantuan dari pusat. Kalau mengandalkan APBD tidak cukup. Gaji pegawai saja Rp2,7 triliunan setahun. APBD tidak bisa, kita harus ke pusat,'' kata dia.
Bukan lips servis, Agung baru-baru ini berhasil mendapat bantuan prasarana untuk menekel masalah banjir. Sejumlah peralatan canggih turun dari pusat.
''Kita Dapat bantuan mobil penyedot lumpur, mobil sedot sedimen canggih. Kita juga dapat perakakab pengecek gorong-gorong, bisa masuk ke tempat sekalipun untuk mengecek kondisi yang tidak bisa dijangkau. Ini semua anggarannya tidak sedikit, tapi bersykur ini dapat dari untuk menghadapi masalah banjir ini,'' sebut Agung.
Selanjutnya, untuk layanan catatan sipil, Agung Nugrogo membuat gebrakan dengan mempermudah pengurusan KTP ribuan warga di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. Bidang pelayanan menurutnya harus terus dibenahi untuk mempermudah masyarakat mengurus masalah catatan sipil.
Agung mengaku telah lama melihat masalah pengurusan KTP ini. Termasuk Bukit Raya yang belum lama memiliki kelurahan baru yaitu Air Dingin.
Begitu dilantik, Agung dengan cerdik memanfaatkan mobil layanan yang sedang nganggur untuk menyelesiakan permasalahan ini.
''Saat dilantik, ada mobil nganggur, saya buat langsung. Konsep pemberian layanan ini bukan hanya mereka yang datang ke kantor, tapi kita yang datang melayani. Setelah itu 1800 KTP warga Air Dingan selesai, sampai habis blanko pengajuannya sampai kita dapat hibah blanko dari pusat,'' cerita Agung.
Gembrakan-gebrakan di bidang pelayanan ini menurut Agung sangat diperlukan. Terutama wilayah-wilayah yant baru dimekarkan kelurahannya macam Air Dingin dan Kecamatan Bina Widya. Disana ada bangak layanan, menurut Agung, yang harus diaklerasikan.
Baca Juga: Titiek Puspa Tutup Usia di Umur 87 Tahun, Ini Rekam Jejak Sang Legenda di Dunia Hiburan Tanah Air
Ajak Media Berkolaborasi
Agung sendiri mengaku sudah tidak asing lagi dengan Riau Pos. Bahkan ia sudah sangat familiar sejak awal memulai karir sebagai pembalap motor puluhan tahun silam. Ia menyebutkan nama Firman Agus, Direktur juga sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Riau Pos, yang turut hadir dalam kunjungan itu.
''Dia (Firman Agus, red), saksi sejarah saya, sebagai pembalap, mulai dari kelas 1 SMP membalap, sampai ke Padang Panjang, Dumai hingga balapan tingkat nasional, saya sudah kenal dia, meliput saya sebagai wartawan olahraga Riau Pos,'' ucap Agung.
Ucapan Agung ini diamini Firman Agus. Termasuk ucapan Agung soal gaya rambut Pemred Riau Pos itu yang belum pernah berubah. Firman Agus selalu berpenampilan rambut gondrong sejak Agung awal-awal meniti karir sebagai pembalap.
''Beliau (Agung Nugroho, red) kalau kita bilang anak ajaib. Waktu itu baru Kelas 1 SMA dia balapan sudah lawan juara nasional,'' ujar Firman.
Firman Agus mengaku kerap meliput balapan yang diikuti Agung Nugroho sampai ke luar daerah seperti Padang Panjang dan sejumlah wilayah di Riau. Bahkan suatu waktu ketika liputan kejuaraan balap di Kota Dumai, Firman Agus pernah satu penginapan dengan Agung Nugroho muda.
Kunjungan silaturahmi sore itu sendiri berjalan hangat dan penuh keakraban. Sejumlah jajaran direksi Riau Pos Group yang turut hadir, Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim, Direktur Pekanbaru MX Fopin A Sinaga.
Jajaran manajer di lingkungan Riau Pos Group seperti T Rasmin, Abdul Kadir Beyz Hidayat Algerie juga tampak hadir. Termasuk Koordinator Liputan Riau Pos M Ali Nurman, Asisten Redaktur Riau Pos Afian Ananda dan Pemimpin Redaksi Pekanbaru Pos Safari Al Royyan.
Pada ujung pertemuan Agung Nugroho mengajak media Riau Pos Group untuk turut mengawal pembangunan Kota Pekanbaru. Ia berharap seluruh elemen masyarakat bahu-membahu membenahi kota ke arah yang lebih baik.
''Saya tidak mau main-main, kita serius membenahi Kota Pekanbaru. Kepada media ini, minta tunjuk ajarlah, media ini punya telinga lebih tajam dan insting yang lebih kuat dalam membaca permasalahan Pekanbaru,'' ucapnya.
Pertemuan itu diakhir dengan penyerahan cendramata dari CEO Riau Pos Ahmad Dardiri kepada Agung Nugroho. Sebuah poster dengan karikutur dirinya dan berita perjalanan karirnya dari pembalap menjadi Kepala Daerah sebuah kota paling dinamis dan strategis di Pulau Sumatera.
Laporan Hendrawan Kariman (Pekanbaru)
Editor : M. Erizal