BINAWIDYA (RIAUPOS.CO) – Salah satu lokasi banjir parah setiap kali hujan deras ada di simpang Jalan HR Soebrantas-Jalan Soekarno Hatta atau di bawah flyover Pasar Pagi Arengka. Untuk mengatasi masalah ini, Pemko Pekanbaru menurunkan dua mobil penyedot lumpur, sejumlah truk pengangkut sampah, mobil pemadam, alat berat, dan puluhan petugas kebersihan.
Kamis (10/4) pagi, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung kondisi drainase di bawah flyover Pasar Pagi Arengka. Ikut mendampingi, Kepala Dinas Pekanbaru Edward Riansyah, Plt Kadis DLHK Pekanbaru Reza Aulia, Plt Kadiskominfo Pekanbaru Firman, pihak Camat Tuah Madani dan Camat Binawidya.
Wako memantau langsung proses penyedotan lumpur di dalam drainase. ”Hari ini (Kamis, red) kami action sekaligus mencoba mobil penyedot lumpur sedimen yang sudah menghambat, membuat buntu saluran air yang ada di sekitaran Pasar Pagi Arengka ini,” ujar Wako.
Ia menjelaskan, persoalan banjir yang kerap terjadi di depan Pasar Pagi Arengka atau di bawah flyover karena saluran drainase yang ada di kedua jalan atau persimpangan antara Jalan Soekarno Hatta dengan Jalan HR Soebrantas tersumbat.
”Kita sudah mendapat bantuan mobil dari Kementerian PUPR. Satu mobil untuk penyedot sedimen dan satu mobil lagi Pemerintah Kota Pekanbaru beli juga. Satu unitnya seharga Rp5 miliar,” kata Wako.
”Ini yang akan menyedot lumpur di dalam terowongan drainase yang tidak bisa petugas atau orang bersihkan,” sambungnya.
Selain itu, satu jalur aliran air atau drainase akan dibuka di depan Pasar Arengka. Ini dilakukan agar aliran air di drainase yang tersumbat dapat kembali lancar.
”Kemudian nanti akan kita buka lagi di depan Pasar Pagi Arengka saluran airnya. Kita juga akan membongkar bangunan ruko yang menutup drainasenya,” tutupnya.(ilo)
Editor : Arif Oktafian