PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menindaktegas seluruh tiang reklame ilegal, kini DPRD Kota Pekanbaru meminta menindak orang di belakangnya. Terutama bila mereka menolak atau melakukan perlawanan.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendy Fajri meminta Pemko Pekanbaru tegas. Terutama bila itu melibatkan oknum pejabat publik di belakangnya.
''Yang ilegal-ilegal itu, siapa di belakangnya, siapa, oknum Satpol PP? Atau siapapun yang membuat ilegal seolah-olah legal, siapapun yang mencoba merekayasa ini kami kita pemko untuk tindak tegas. Jangan saksi lewat saja, langsung eksekusi. Artinya jangan pilih-pilih,'' tegas Azwendy, Senin (14/4/2025).
Azwendy meminta tidak ada lagi oknum yang bermain. Ia mengimbau seluruh pejabat publik bekerjasama untuk menyelesaikan sengkarut reklame ilegal ini. Ia mengingatkan bahwa ini pernah dapat instruksi langsung dari Presiden.
''Kepala daerah kan sudah diminta langsung presiden untuk menuntas reklame ilegal ini. Kapolda sudah mendukung, jaksa juga, masak kepala-kepala OPD kota ini tidak,'' Wendy heran.
Maka Wendy meminta juga agar Inspektorat turun tangan memeriksa reklame ilegal yang selama seenaknya berdiri di Kota Pekanbaru. Ia mengingatkan, gerakan ini merupakan gerakan penertiban dan penegakan aturan.
''Saya yakin semua kita cinta Pekanbaru, ingin Pekanbaru itu indah, layanannya bagus dan tertib. Maka mari kita berkolaborasi, bekerjasama untuk membuat Pekanbaru ini lebih baik,'' tutup Azwendy.
Hendrawan Kariman (Pekanbaru)
Editor : M. Erizal