Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penahanan Ijazah Sanel Tour and Travel Jadi 31 Mantan Karyawan, Anggota DPRD Pekanbaru Zulkardi Ungkap Belum Ada Ijazah yang Dikembalikan

Hendrawan Kariman • Kamis, 24 April 2025 | 20:05 WIB
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi (dua dari kiri) saat mendampingi Wamenaker RI Immanuel Ebenezer Gerungan saat melakukan sidak ke Sanel Tour and Travel pada Rabu (23/4/2025) lalu.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi (dua dari kiri) saat mendampingi Wamenaker RI Immanuel Ebenezer Gerungan saat melakukan sidak ke Sanel Tour and Travel pada Rabu (23/4/2025) lalu.


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masalah penahanan ijazah mantan karyawan oleh Sanel Tour and Travel memasuki babak baru. Bila sebelumnya Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi menerima aduan hanya dari 2 karyawan, kini jumlahnya bertambah hampir tiga kali lipat.

Hal ini disampaikan Politisi PDIP itu usai membuat laporan ke Dinas Ketenagakerjaan pada Kamis (24/4/2025).

''Jumlah mantan karyawan yang mengadu ijazahnya ditahan perusahaan jadi 31 dari semula hanya 2,'' kata Zulkardi.

Zulkardi menyebutkan, pihaknya serius mengawal masalah ini. Laporan yang ia lakukan itu setelah tidak ada itikad baik dari perusahaan bahkan setelah ada upaya mediasi.

Bahkan setelah Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan melakukan sidak sehari sebelumnya.

''Hingga hari ini belum ada ijazah yang dikembalikan. Ini sudah kita laporkan, kita lihat saja hasilnya, serius atau gimana,'' sebut Zulkardi.

Terkait permasalahan ini Riaupos.co mendatangi Sanel Tour and Travel. Tiba di sana sekitar pukul 11.45 WIB siang, karyawan yang berada di lobby mengatakan pimpinan perusahaanya sedang tidak di tempat.

Ruangan cukup luas itu terlihat sejumlah karyawan sibuk beraktivitas. Saat berada disana, Riaupos.co sempat berbicara dengan seorang karyawan senior.

Sembari enggan menyebutkan nama, ia menyebutkan prosedur penahanan ijazah bagian dari kebijakan memininalisir risiko.

''Ada risiko yang harus dimenej, kita antar barang orang, ini harus dijaga,'' ungkapnya.

 

Pria paruh baru yang terlihat ramah ini tidak menanpik bahwa penahanan ijazah berkaitan dengan piutang. Iapun mengklaim baru kali ini ada karyawan yang bermasalah dan viral.

''Kita sudah di sini sejak 1993, baru ini ada yang bermasalah,'' gumamnya.

Wamenaker sendiri usai melakukan sidak kemarin memerintahkan agar Dinas Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau mengawal masalah ini sampai ijazah dikembalikan.

Laporan Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : M. Erizal
#Sanel travel tahan ijazah karyawan #anggota dprd pekanbaru #Zulkardi #Tahan Ijazah #Travel di pekanbaru tahan ijazah pegawai #Mantan Karyawan #Wamenaker sidak di pekanbaru #Wamenaker meradang ijazah karyawan ditahan di pekanbaru #penahanan ijazah #pekanbaru #Wamenaker marah marah sidak di pekanbaru #Sanel tour and travel pekanbaru #Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan