PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pagar atau jenis bangunan lainnya yang menghalangi air. Hal itu menurutnya sebagai upaya pengentasan banjir.
Rencana pembongkaran ini pertama kali diucapkan Agung Nugrogo saat memantau banjir di Jalan Arifin Achmad. Pada beberapa waktu lalu, Agung mendapati ada bangunan yang menutup drainase hingga menyebabkan permukiman dan jalan banjir.
Aidil memaparkan, banyak kasus yang menjadi penyebab banjir di Kota Bertuah adalah ulah oknum yang sengaja menutup drainase demi kepentingan tertentu. Akibatnya, saluran air tersumbat karena sampah dan sedimen yang sulit dibersihkan.
”Kita sebenarnya geram melihat masih ada pengusaha yang menutup drainase demi kepentingan pribadi. Ini jelas merugikan masyarakat luas karena menyebabkan air meluap saat hujan turun,’’ kata Aidil, Jumat (25/4).
Langkah tegas dari Pemko Pekanbaru sangat diperlukan untuk menertibkan bangunan yang tidak sesuai dengan perizinan. Apalagi yang berdiri di atas parit atau saluran air.
”Maka kita mendukung penuh rencana Pak Wali Kota untuk membongkar bangunan-bangunan yang tidak sesuai izin, apalagi yang dibangun di atas parit. Ini demi kepentingan bersama dan untuk mengatasi banjir yang kerap melanda,” tegasnya.
Aidil meminra Pemko Pekanbaru tidak ragu mengambil tindakan terhadap pelaku pelanggaran tata ruang. Tindakan harus diambil demi kelancaran program penanggulangan banjir yang kini tengah gencar dilakukan pemko.
Aidil mengingatkan Kota Pekanbaru terbuka bagi siapapun yang ingin berinvestasi. Namun ia juga memperingatkan agar investor tetap mematuhi aturan dan lingkungan.(end)
Editor : Rindra Yasin