Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kerap Banjir, Warga Desak Perbaikan Drainase

Redaksi • Senin, 28 April 2025 | 09:40 WIB
WAKO AGUNG NUGROHO
WAKO AGUNG NUGROHO

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) - Warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi mengeluhkan kondisi banjir di permukiman padat penduduk di tengah Kota Pekanbaru. Mereka meminta agar drainase di sana segera diperbaiki.

Hal ini disampaikan Ketua RW 04 Abdul Ahad, mewakili warga Kampung Melayu saat kegiatan reses Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid pada Sabtu (26/4). Ia berharap adanya pembenahan drainase di lingkungan warga yang sudah tidak memadai, bahkan ambruk.

”Parit-parit kebanyakan sudah tidak bisa lagi menampung volume air. Karena hujan sebentar saja sudah penuh. Kemudian ada juga parit yang sudah jebol seperti di Polsek Sukajadi, perlu perbaikan,” kata Abdul.

Tokoh masyarakat Kampung Melayu H Mansur, juga meminta perhatian dari pemerintah terhadap kondisi jalan-jalan bekas galian proyek yang amblas dan rusak. Banyak warga sekitar mengeluh proyek-proyek galian pipa tersebut membuat jalan tidak lagi mulus seperti semula. ”Harapan kami hanya ingin jalan-jalan yang berlubang bisa segera diperbaiki oleh dinas terkait. Apalagi jalan-jalan bekas proyek aliran pipa di persimpangan Jalan Ababil-Rajawali juga perlu diperhatikan,” ujar Mansur.

Menanggapi aspirasi tersebut, Isa Lahamid menyampaikan, keluhan jalan berlubang dan banjir memang menjadi permasalahan krusial. Namun tidak semua bisa diketahui dan didengar pemerintah.”Makanya reses ini amat penting, semua aspirasi maupun usulan yang kami terima dalam agenda reses ini akan dilaporkan dalam rapat paripurna. Kegiatan reses ini juga menjadi kewajiban kami untuk mengawal dan memperjuangkan apa yang sudah disampaikan oleh masyarakat,” ujarnya.

Isa Lahamid berjanji akan langsung  berkoordinasi dengan Pemko Pekanbaru untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat soal banjir dan jalan rusak tersebut. Hal itu akan tetap diperjuangkan kendati kondisi anggaran sedang tidak baik-baik saja.

Namun kepada warga ia menyampaikan, penanganan banjir dan perbaikan jalan rusak menjadi salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho-Markarius Anwar.  ”Kita sama-sama lihat Pak Wali Kota dan Pak Wakil WalinKota konsen menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat saat ini seperti banjir, jalan rusak, sampah, parkir dan lainnya. Keluhan masyarakat ini sejalan dengan program prioritas, mudah-mudahan satu per satu masalah krusial di Pekanbaru ini secara bertahap bisa terselesaikan,” ucapnya.

Pemko Normalisasi Drainase Jalan Arifin Achmad

Sementara itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho kembali turun ke lokasi banjir di Jalan Arifin Ahmad, Sabtu (26/4) malam. Agung kali ini turun melihat proses normalisasi drainase jalan, pasca ia perintahkan jajarannya untuk melakukan penanganan banjir di kawasan ini.

Wako turun ke salah satu lokasi banjir di Jalan Arifin Ahmad sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Ia melihat progres pekerjaan normalisasi yang saat ini sedang berlangsung.

Ada sejumlah gorong-gorong ditanam dalam parit dan pelebaran parit jalan yang dilakukan. Agung ingin memastikan bahwa penanganan banjir sudah berjalan, pasca dia turun ke lokasi tersebut beberapa hari kemarin.

”Beberapa bangunan masyarakat membangun sudah melebihi GSB (garis sempadan bangunan). Tidak ada juga IMB-nya,” ujar Agung Nugroho.

Ia menambahkan, drainase yang tidak berfungsi baik, menjadi sumber utama penyebab banjir di kawasan Jalan Arifin Achmad. Agung sudah meminta camat, dan lurah agar berkomunikasi ke pemilik bangunan supaya bisa melakukan pembongkaran bangunan yang menutup drainase.

”Jadi ini bangunan akan dihancurkan untuk normalisasi drainase. Inilah titik banjir di Arifin Achmad ini,” ungkapnya.

Adapun Dinas PUPR Kota Pekanbaru sudah mulai melakukan normalisasi drainase di kawasan tersebut. Mereka melakukan normalisasi agar drainase saling terhubung dan air bisa mengalir lancar saat hujan turun.

Wako juga mengimbau masyarakat supaya tidak membangun di atas drainase apalagi sampai menutup drainase. Masyarakat juga diimbau untuk membuang sampah ke dalam drainase supaya tidak terjadi penyumbatan dan sebabkan banjir.(end/ilo/yls)

Editor : Arif Oktafian
#perbaikan drainase #banjir di pekanbaru #drainase rusak #banjir #Wako Agung Nugroho