Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dua U-Turn Jalan Tuanku Tambusai Ditutup Permanen, Menyusul Jalan HR Sobrantas Panam

Afiat Ananda • Jumat, 9 Mei 2025 | 10:18 WIB
Kepala Sub Direktorat Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Lagomo (dua kanan) saat meninjau salah satu U-turn di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis (8/5/2025).
Kepala Sub Direktorat Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Lagomo (dua kanan) saat meninjau salah satu U-turn di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis (8/5/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar rapat bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Riau, Kamis (8/5). Kegiatan yang diinisiasi Dirlantas Kombes Pol Taufiq Lukman ini guna menemukan solusi atas kemacetan di Kota Pekanbaru. 

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota Pekanbaru, Dinas PUPR Provinsi dan Kota, Jasa Raharja serta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Dalam rapat dirumuskan beberapa solusi atas kemacetan yang terjadi di Kota Bertuah.

Dirlantas Kombes Taufiq mengatakan, beberapa solusi ada yang langsung dilakukan eksekusi. Seperti rekayasa arus lalu lintas untuk jangka pendek dan penambahan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) di beberapa titik pada pengendara.

“Untuk rekayasa kami lakukan di Jalan Tuanku Tambusai. Kemudian nanti di Jalan HR Soebrantas kami juga akan lakukan beberapa rekayasa. Termasuk Jalan Riau, yang rencananya akan diberlakukan one way,” terang Dirlantas.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Lagomo mengatakan, usai rapat Forum LLAJ yang diinisiasi Ditlantas Polda Riau langsung turun ke Jalan Tuanku Tambusai. Di sana tim mengecek beberapa U-turn yang akan di tutup permanen.

“Di antaranya U-turn yang biasa dilalui sepeda motor di depan Pasar Cik Puan, kemudian U-turn di depan Hotel Royal Asnof. Dua ini akan tutup permanen,” sebutnya.

Selain itu, akan dilakukan penutupan setengah pada U-turn di depan Masjid Raudatul Jannah. Nantinya pengendara yang bisa melewati U-turn hendak ke masjid hanya bisa dilalui dari arah Jalan Jenderal Sudirman. Sedangkan dari arah Mal SKA, harus melewati U-turn berikutnya.

Harus Lewat Kajian

Pengamat Tata Kota Dr Mardianto Manan mendukung penutupan sejumlah U-turn di Jalan Tuanku Tambusai yang dilakukan Forum LLAJ.

Apalagi bila itu dimaksudkan untuk meminimalisir kemacetan di ruas jalan padat kendaraan tersebut. Akan tetapi hal tersebut harus sudah melalui hasil kajian. Tidak asal tutup saja.

 

Menurut Mardianto, U-turn memang bisa menjadi penyebab kemacetan dan hambatan arus lalu lintas.

Karena kendaraan yang akan memutar balik seringkali memakan sebagian badan jalan, sehingga menyebabkan kendaraan lain harus memperlambat atau bahkan berhenti. 

“Penutupan U-turn di tempat-tempat yang disebutkan itu bagus, tapi seharusnya sudah ada hasil kajiannya, jangan asal tutup saja,” ujarnya.

Mardianto menambahkan, U-turn memicu penumpukan kendaraan yang menunggu giliran untuk memutar balik.

Hal ini akan menyebabkan antrean panjang, terutama di jam sibuk. U-turn juga menjadi titik potong arus lalu lintas yang berbeda, sehingga meningkatkan potensi terjadinya konflik dan kecelakaan.

“Semakin banyak U-turn maka semakin banyak hambatan samping dari lalu lintas tersebut. Seperti di dekat Masjid Raudatul Jannah, ada yang boleh dan ada yang tidak,” ujarnya lagi.

Kajian mendalam dibutuhkan, sambung Mardianto, agar jangan karena menutup satu U-turn menimbulkan kemacetan di tempat lain.(nda/end)

Editor : Arif Oktafian
#u turn pekanbaru #rapat #Pekanbaru hari ini #Mencari Solusi kemacetan #U turn pekanbaru macet #U turn jalan nangka tutup #U turn jalan hr soebrantas panam #panam macet #U turn jalan tambusai tutup #U turn #kemacetan kota #polda riau