Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dorong Pemerintah Pusat Kembangkan Potensi Perikanan di Riau

Soleh Saputra • Jumat, 9 Mei 2025 | 10:24 WIB
menyerahkan usulan: Gubri Abdul Wahid bersama kepala daerah di Riau menyerahkan usulan pengembangan perikanan di Riau kepada Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan di Jakarta.
menyerahkan usulan: Gubri Abdul Wahid bersama kepala daerah di Riau menyerahkan usulan pengembangan perikanan di Riau kepada Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan di Jakarta.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid bersama bupati/wali kota di Provinsi Riau melanjutkan kunjungan ke sejumlah instansi dan kementerian di Jakarta. Kali ini, Gubri dan rombongan mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendorong pemerintah pusat mengembangkan potensi perikanan dan kelautan di Riau, Rabu (7/5).

Gubernur menegaskan, Provinsi Riau memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor kelautan dan perikanan. Ia menyebutkan posisi strategis Riau yang memiliki banyak pulau dan berada di jalur perdagangan dunia, berdekatan dengan Selat Melaka.

“Riau berada diperdagangan dunia. Potensi perikanan sangat besar. Dulu, sering kita dengar, pelabuhan ikan terbesar di Riau, Bagansiapiapi,” kata Gubri.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, pihaknya memerlukan dukungan dan intervensi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, khususnya terkait pengembangan. “Maka, kami perlu endorsment dan intervensi dari kementerian Kelautan dan Perikanan,” jelasnya.

Lalu, ia menjelaskan Kepulauan Meranti memiliki potensi besar untuk perikanan tangkap maupun budidaya, meskipun saat ini masih terbatas dari segi fasilitas dan dukungan. Selain laut, Riau juga memiliki potensi besar dari keberadaan empat sungai besar yakni Indragiri, Kampar, Siak, dan Rokan.

Gubri juga menyoroti potensi pantai mangrove yang bisa dikembangkan, terlebih dengan adanya program tabur benih kepiting. Ia mengungkapkan bahwa pengembangan udang vaname juga tengah berlangsung dan saat ini telah dikelola oleh pihak swasta di Pulau Rupat secara terintegrasi.

“Maka melalui diskusi ini, kami mohon dorongan untuk kemajuan perikanan dan kelautan kami di Provinsi Riau,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan menyatakan komitmennya untuk membantu program-program kelautan dan perikanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami sebagai perpanjangan tangan Presiden, tentunya terus membantu apa yang akan menjadi pokok masalah dan program yang akan dilaksanakan kedepan. Baik itu yang tangkap, budidaya akan tetap kita lakukan kegiatannya di Riau,” jelasnya.

Didit juga menyebut pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan fungsi balai dan UPT yang ada. Ia juga berharap Dinas Perikanan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat aktif bekerja sama dalam mendorong kemajuan sektor ini. 

“Untuk detailnya, kami memiliki dirjen, sehingga diperlukan pendalaman, tentunya kami juga memiliki balai dan UPT yang perlu kita tingkatkan sinergisitasnya. Saya juga berharap, kadis provinsi maupun kabupaten/kota untuk bekerja sama dengan kami meningkatkan kesejahteraan rakyat di Riau,” imbuhnya.(gem)

Editor : Arif Oktafian
#perikanan #pemprov riau #minta dukungan #potensi perikanan