Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

1.471 Kasus DBD Ditemukan di Riau

Soleh Saputra • Jumat, 9 Mei 2025 | 11:09 WIB
SRI SADONO
SRI SADONO

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat, sejak Januari hingga April 2025, tercatat sebanyak 1.471 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap ancaman penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sri Sadono Mulyanto mengatakan, faktor lingkungan yang kurang bersih menjadi salah satu penyebab utama berkembangnya nyamuk Aedes aegypti sebagai pembawa virus dengue. Karena itu hal ini juga harus menjadi perhatian masyarakat.

“Selama empat bulan terakhir, hampir 1.500 warga Riau telah terjangkit DBD. Ini bukan hal yang bisa kita anggap sepele. Semua pihak harus berperan aktif dalam pencegahannya,” katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan langkah cepat, Dinas Kesehatan Riau telah mengintensifkan kembali peran kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di lingkungan masyarakat. Para kader ini turun langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

“Kami sangat mengandalkan kader Jumantik sebagai garda terdepan dalam pencegahan. Mereka rutin memeriksa tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, tempat minum hewan, hingga saluran air yang jarang dibersihkan,” jelasnya.

Selain melakukan pemantauan, kader Jumantik juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan Gerakan 3M Plus yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, ditambah dengan langkah-langkah pencegahan lain seperti penggunaan obat nyamuk atau kelambu saat tidur.

“Jika kita semua menjaga kebersihan lingkungan dengan baik, maka nyamuk tidak akan memiliki tempat untuk berkembang biak. Jangan sampai kita menyesal karena terlambat bertindak,” tambahnya.

Dinas Kesehatan juga telah mengoordinasikan rumah sakit dan puskesmas untuk bersiaga menghadapi kemungkinan peningkatan pasien. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala hebat, atau muncul bintik merah di kulit.(gem)

Editor : Arif Oktafian
#diskes riau #kasus dbd #Masyarakat Diimbau Waspada DBD #cegah dbd