PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengingatkan pihak sekolah agar melibatkan komite dan seluruh orang tua murid dalam setiap perencanaan acara perpisahan.
Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr H Abdul Jamal menegaskan, bagi murid yang berasal dari keluarga tidak mampu, sekolah harus memberikan kebijakan khusus.
”Kalau ada murid yang orang tuanya tidak mampu, maka sekolah harus menggratiskan iuran perpisahan untuk mereka,” kata Abdul Jamal, Jumat (9/5).
Ia menuturkan, Disdik Kota Pekanbaru juga tidak melarang sekolah untuk menggelar acara perpisahan. Namun yang dilarang oleh Disdik adalah kegiatan atau acara perpisahan yang diselenggarakan di luar lingkungan sekolah, seperti menyewa gedung atau hotel, yang dapat membebani orang tua murid dari segi pembiayaan.
Jamal menekankan acara perpisahan sebaiknya dilakukan secara sederhana, dan berlangsung di sekolah. Ia juga mengingatkan agar pihak sekolah tidak meminta iuran besar kepada orang tua siswa.
”Disdik tidak melarang acara perpisahan, tapi buatlah perpisahan dengan sederhana di sekolah. Jangan minta iuran ke orang tua sampai ratusan ribu,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah wajib mempertimbangkan kondisi ekonomi orang tua siswa, terutama di tengah situasi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
”Saat ini kondisi ekonomi masyarakat di Pekanbaru sedang tidak baik-baik saja. Jadi jangan sampai acara perpisahan justru menjadi beban tambahan,” pungkasnya.(yls)
Editor : Rindra Yasin