Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Di Tengah Kenduri dan Doa, Agung Nugroho-Markarius Anwar Ditabalkan Gelar Adat Hari Ini

M Ali Nurman • Jumat, 20 Juni 2025 | 12:05 WIB

Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru Datuk Rizky Bagus Oka menyerahkan baju adat kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang akan dipakai saat penabalan gelar adat, Jumat (20/6/2025) hari ini.
Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru Datuk Rizky Bagus Oka menyerahkan baju adat kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang akan dipakai saat penabalan gelar adat, Jumat (20/6/2025) hari ini.


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar secara resmi akan ditabalkan gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru di Gedung LAMR Kota Pekanbaru Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan, Jumat (20/6) hari ini. Penabalan gelar adat dilaksanakan dalam balutan budaya yang sakral dan penuh khidmat.

Dua gelar kehormatan yang sarat makna disematkan dalam prosesi adat ini. Yakni Datuk Bandar Setia Amanah untuk Wako Pekanbaru Agung Nugroho dan Datuk Muda Bandar Setia Amanah untuk Wawako Markarius Anwar. Penabalan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan adat terhadap kepemimpinan yang dinilai mulai menunjukkan arah dan semangat kerja sejak hari pertama.

Prosesi adat sendiri diawali sejak Kamis (19/6) dengan kenduri adat dan penyembelihan kerbau, simbol syukur dan gotong-royong masyarakat. Daging kerbau dibagikan kepada warga Kampung Bandar, tempat prosesi adat digelar.

Sementara itu, Selasa (17/6) malam kemarin di Kediaman Dinas Wali Kota Pekanbaru Jalan Ahmad Yani dilakukan proses melamar secara adat oleh perwakilan LAMR Kota Pekanbaru kepada Wako-Wawako Pekanbaru.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Pekanbaru Datuk Rizky Bagus Oka menyebutkan, penabalan gelar adat ini merupakan amanah peraturan daerah (perda) yang telah diatur sebelumnya. Namun, penabalan gelar adat juga dilakukan karena Agung Nugroho dan Markarius Anwar dinilai layak menilik kinerja 100 hari pasca dilantik menjadi Wako-Wawako Pekanbaru yang patut diapresiasi.

“Dalam 100 hari kepemimpinan Pak Agung dan Pak Markarius, sudah terlihat semangat gotong royong, kerja nyata, dan kesungguhan membangun Pekanbaru. Kami menilai inilah waktunya gelar adat itu diberikan,” kata Datuk Rizky.

Senada, Ketua Umum DPH LAMR Kota Pekanbaru Datuk Muspidauan menyebutkan, gelar Datuk Bandar Setia Amanah mencerminkan posisi strategis Pekanbaru sebagai pusat perniagaan dan pertemuan budaya. “Gelar ini bukan sekadar kata-kata indah,’’ ujarnya.

‘’Kami melihat keberanian Pak Wako dan Wawako dalam membuat keputusan penting. Mulai dari menurunkan tarif parkir, menertibkan baliho liar, hingga memutus kontrak pengangkutan sampah yang tidak efisien. Itu semua cerminan pemimpin yang tak hanya berkuasa, tapi juga bertanggung jawab,” tambahnya.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho tak bisa menyembunyikan rasa haru. “Ini tuah, ini amanah. Ketika kami menerima gelar Datuk Bandar Setia Amanah, kami tahu itu bukan kebanggaan semata, tapi peringatan bahwa kepemimpinan haruslah setia dan amanah untuk rakyat,” ujarnya.

Bagi Agung, penabalan ini menjadi momentum refleksi, pasca tiga bulan dirinya dan Markarius memimpin Kota Pekanbaru. Meski belum semua persoalan terselesaikan, ia yakin arah pembangunan telah mulai ditata. Momentum penabalan ini juga bertepatan dengan haul Marhum Pekan, tokoh pendiri cikal bakal Kota Pekanbaru.

Dalam suasana itulah, napas sejarah dan masa kini bersatu. Dari Marhum Pekan hingga Datuk Bandar hari ini, semangat kepemimpinan yang berakar dari nilai Melayu terus hidup di tengah masyarakat kota ini. “Kami ingin gelar ini bukan jadi seremoni tahunan, tapi tonggak. Bahwa jabatan bukan untuk dirayakan, tapi untuk dipertanggungjawabkan. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat,” ungkapnya.

Wawako Hadiri Syukuran Penabalan Gelar Adat
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar menghadiri syukuran dan makan bersama dalam rangka penabalan gelar Wako - Wawako Pekanbaru di LAMR Kota Pekanbaru, Jalan Senapelan, Kamis (19/6). Syukuran diawali dengan prosesi penyembelian kerbau.

“Paginya penyembelihan kerbau, siang ini (kemarin, red) mendoa namanya. Sekaligus untuk silaturahmi makan bersama dengan semua pengurus,” ujarnya, Kamis (19/6).

Pertemuan dengan pengurus LAMR Pekanbaru ini mendoakan untuk kelancaran acara penabalan yang diagendakan Jumat (20/6) hari ini. “Sekalian untuk persiapan besok (hari ini, red) dan bacakan doa bersama supaya acara kita lancar dari awal sampai,” tambahnya.

Prosesi penabalan adat sendiri Jumat pagi ini akan dimulai dari rombongan Wako-Wawako Pekanbaru bergerak dari Kediaman Dinas Wali Kota Pekanbaru. “Kita bergerak pagi dari rumah dinas, sekitar pukul 07.00 WIB, penabalannya pukul 08.00 WIB. Setelah Salat Jumat dilanjutkan haul ke Makam Marhum Pekan,” sambungnya.(adv/ali/ilo)

Editor : Rindra Yasin
#gelar adat #markarius anwar #agung nugroho #lamr