PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota Agung Nugroho mengajak semua pihak, terutama pejabat jajarannya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan refleksi pada hari jadi ke-241 Kota Pekanbaru, Senin (23/6/2025) ini.
Agung menegaskan, perayaan hari jadi ini tidak boleh hanya sekedar seremoni. Apalagi kalau sampai hasilnya hanya sekadar hambur-hamburkan uang. Hal ini disampaikannya dihadapan puluhan anggota DPRD Kota Pekanbaru pada Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD.
''Mari kita lakukan refleksi, sejauh mana dan apa saja yang telah kita lakukan untuk Pekanbaru. Apakah sudah berdampak positif bagi masyarakat atau hanya sekedar melakukan kegiatan untuk menghabiskan anggaran,'' ungkapnya.
Agung mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto saat retreat awal-awal dilantik akhir Februari 2025 lalu. Bahwa setiap kebijakan harus berdampak langsung kepada masyarakat. Sementara kegiatan yang hanya menghamburkan uang harus dihentikan.
Maka kebijakan pertama yang ia ambil begitu dilantik adalah kebijakan yang langsung mengena di hati masyarakat. Mulai penurunan tarif parkir hingga perbaikan jalan rusak. Itu dilakukan dalam waktu 1x24 pascadilantik.
Oleh karena itu ia mengajak seluruh stakeholder kembali memikirkan pada usia Pekanbaru yang sudah memasuki 241 tahun ini.
''Warga Kota Pekanbaru sudah melebihi angka 1 juta dengan berbagai suku bangsa. Hal ini menghadirkan kompleksitas yang membuat pengelolaannya makin menantang, hingga berbagai permasalahan ini membutuhkan keterlibatan seluruh eleman masyarakat untuk mengirainya,'' sebut Agung.
Laporan Hendrawan Kariman (Pekanbaru)
Editor : M. Erizal