Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hadiah dari Langit di Malam Puncak Hari Jadi Ke-241 Kota Pekanbaru, Rafa Dapat Tiket Umrah dari Wako

M Ali Nurman • Selasa, 24 Juni 2025 | 10:28 WIB

Rafahadayana Azrah saat menghadiri tablig akbar dan mendapatkan hadiah tiket umrah dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Ahad (22/6/2025) malam.
Rafahadayana Azrah saat menghadiri tablig akbar dan mendapatkan hadiah tiket umrah dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Ahad (22/6/2025) malam.

AHAD (22/6) malam, langit di atas Masjid Raya An-Nur disinari ribuan lampu dan diterangi oleh semangat puluhan ribu jiwa. Jalan Sultan Syarif Kasim dipenuhi lautan manusia yang datang dengan satu tujuan, menghadiri tablig akbar dalam rangka malam puncak Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-241.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -DI antara lautan wajah itu, seorang perempuan sederhana bernama Rafahadayana Azrah yang akrab disapa Rafa berdiri dengan perasaan yang bercampur aduk. Ia bukan tokoh penting. Bukan pejabat. Bukan orang kaya. Rafa adalah seorang pedagang kue rumahan. Namun malam itu, hidupnya berubah dalam sekejap.

”Saya benar-benar tidak menyangka. Ini kali pertama saya ikut tablig akbar sebesar ini. Entah kenapa hati saya tergerak untuk datang,” ucap Rafa dengan suara bergetar.

Keputusan spontan Rafa untuk mengikuti ceramah Ustaz Hanan Attaki ternyata membawanya ke momen paling, dan tak terlupakan dalam hidupnya.

Di hadapan lebih dari 30 ribu orang, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengumumkan bahwa ia memberikan dua hadiah umrah secara cuma-cuma kepada warga yang hadir, satu laki-laki dan satu perempuan. Dan salah satunya nama Rafa yang disebut.

”Saya sampai gemetar. Hadiah ini datang dari langit. Saya tidak pernah membayangkan bisa pergi ke Tanah Suci,” kata Rafa yang sehari-hari menjajakan kue di kawasan Panam.

Hadiah umrah ini, ditegaskan oleh Wako bukan berasal dari dana pemerintah, melainkan dari uang pribadi. ”Ini bentuk rasa syukur saya. Saya ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Pekanbaru,” ujarnya di atas panggung.

Tabligh akbar malam itu memang tak hanya menjadi ajang peringatan usia Kota Bertuah yang ke-241, tetapi juga menjadi perayaan spiritual dan emosional bagi banyak orang. Ribuan warga memenuhi area dalam dan luar masjid, meluber ke badan jalan, demi mendengarkan tausiah dari Ustadz Hanan Attaki.

”Pekanbaru hari ini bukan hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan budaya,” ujar Agung yang baru-baru ini juga menerima gelar adat Datuk Bandar Setia Amanah dari Lembaga Adat Melayu Riau.

Suasana makin syahdu saat lantunan doa dan zikir menggema. Ditambah dengan pengumuman umrah yang mengundang haru, terutama saat kamera menyorot Rafa yang menangis sambil memeluk temannya.

”Saya cuma niat ikut pengajian, bukan berharap apa-apa. Tapi Allah Maha Tahu isi hati,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar juga turut menyampaikan bahwa semangat pelayanan terhadap masyarakat akan terus ditingkatkan. Selain tabligh akbar, pemerintah juga memberikan kado kecil berupa pembebasan tarif parkir di mal, pasar, dan rumah sakit sepanjang peringatan hari jadi kota.

Ustadz Hanan Attaki dalam tausiahnya menutup dengan doa khusus untuk pemimpin Kota Pekanbaru. ”Saya kenal Pak Agung sejak lama. Semoga beliau dan Pak Markarius jadi pemimpin yang bijak dan mulia,” ucapnya.***

 

Editor : Bayu Saputra
#Hanan Attaki #hut pekanbaru #hanan #Hanan attaki di pekanbaru