Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diskes Kota Pekanbaru: Terjadi 578 Kasus DBD sejak Januari, Tertinggi di Kecamatan Payung Sekaki

Joko Susilo • Kamis, 10 Juli 2025 | 11:37 WIB

Grafis DBD di Kota Pekanbaru
Grafis DBD di Kota Pekanbaru


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di awal Juli 2025, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat setidaknya ada 578 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari lalu. Dari jumlah tersebut, semua penderita dinyatakan sembuh dan tidak ada korban jiwa.

Plt Kepala Diskes Pekanbaru dr Fira Septiyanti merinci, wilayah dengan jumlah kasus DBD tertinggi berada di Kecamatan Payung Sekaki dengan 74 kasus tercatat.

Menyusul Kecamatan Rumbai 56 kasus, Tenayan Raya 55 kasus, Tuah Madani 54kasus, dan Marpoyan Damai 52 kasus.

Kemudian, Kecamatan Binawidya 45 kasus, Bukit Raya 41 kasus, Senapelan 33 kasus, Sukajadi 32 kasus, Pekanbaru Kota 28 kasus dan Kecamatan Limapuluh 26 kasus.

Untuk kawasan pinggiran seperti Kecamatan Kulim, Rumbai Timur dan Rumbai Barat masing-masing mencatat 23 kasus, sedangkan Kecamatan Sail 13 kasus.

Meski jumlah kasus tergolong tinggi, Fira Septiyanti menyampaikan seluruh pasien yang terserang DBD telah dinyatakan sembuh.

”Seluruh pasien telah sembuh dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya Rabu (9/7).

Meski begitu, Diskes tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah.

Upaya pencegahan harus dilakukan secara kolektif dengan menerapkan 3 M Plus sebagai langkah utama pemberantasan sarang nyamuk.

Langkah 3M itu meliputi, menguras dan menyikat tempat penampungan air sepekan sekali. Termasuk menutup wadah air seperti tandon, tempayan, atau drum.(ilo)

Editor : Rindra Yasin
#Januari Juni 2025 #kasus dbd 2025 #pekanbaru #Dinas Kesehatan (Dinkes) #Demam Berdarah (DBD) #Jumlah kasus dbd di pekanbaru