Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perjuangan Senyap Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Bawa Harapan Baru lewat Anggaran Pusat

Joko Susilo • Jumat, 11 Juli 2025 | 21:35 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho membawa harapan baru untuk pembangunan Kota Bertuah lewat anggaran dari pusat.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho membawa harapan baru untuk pembangunan Kota Bertuah lewat anggaran dari pusat.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Di balik gemerlap lampu kota dan hiruk-pikuk kendaraan yang melintas di Jalan Sudirman, ada sebuah perjuangan yang tidak kasat mata namun berdampak besar bagi masa depan Kota Pekanbaru.

Perjuangan itu datang dari sosok pemimpin muda yang tengah mengabdikan waktunya untuk menjadikan kota ini lebih baik, lebih terarah, dan lebih manusiawi. Dia adalah Wali Kota (Wako) Pekanbaru,  Agung Nugroho.

Tak banyak yang tahu, bahwa untuk membawa dana pembangunan dari pemerintah pusat ke daerah bukan perkara mudah. Dibutuhkan pemahaman menyeluruh, strategi yang matang, dan tentu saja kerja keras tanpa henti. Hal itu disampaikan langsung oleh Agung Nugroho dalam satu kesempatan.

 Baca Juga: Kumpulkan Masyarakat di Halaman Polsek, Masyarakat Enok Diberi Pemahaman tentang Larangan hingga Pencegahan Karhutla

"Tidak ada anggaran yang turun itu tiba-tiba," tegasnya.

"Uang rakyat, baik APBD maupun APBN, harus masuk dalam perencanaan dan untuk anggaran pusat, tentu harus menjadi bagian dari keputusan Presiden," sambungnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa proses penganggaran bukanlah soal instan, melainkan sebuah mata rantai panjang antara kebutuhan daerah dan keputusan di tingkat nasional. Namun, kabar baiknya, jerih payah itu tidak sia-sia.

Dengan nada penuh syukur, Agung menyampaikan bahwa beberapa program strategis Kota Pekanbaru kini telah resmi masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 tahun 2025, tentang rancangan kerja tahun 2026. Sebuah lompatan penting dalam sejarah pembangunan kota.

"Alhamdulillah yang kita perjuangkan ini sudah masuk dalam Perpres," sebutnya.

Di antara program yang akan segera digarap melalui anggaran pusat tersebut adalah pembangunan sistem angkutan umum massal yang diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan kemacetan dan keterbatasan akses transportasi publik.

Kemudian, ada juga peningkatan pengendalian banjir, sebuah isu tahunan yang sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat, terutama saat musim hujan tiba.

Tak hanya itu, kawasan pariwisata Sungai Siak, Kota Lama yang memiliki nilai sejarah tinggi juga akan mendapatkan sentuhan baru.

 Baca Juga: 15 Siswa Kampar Lulus Seleksi STPN Yogyakarta, Sekda Hambali: Pemkab Komitmen Kembangkan Potensi Anak-Anak Daerah

Dua kawasan ini diproyeksikan menjadi ikon wisata dan budaya yang tidak hanya memperkaya nilai kota, tetapi juga mampu mendongkrak sektor ekonomi kreatif masyarakat.

"Kalau sudah masuk di keputusan Presiden, tentu sudah ada anggarannya. Ini luar biasa," ujar Agung dengan mata yang berbinar.

Sebagai pemimpin muda yang dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif menjalin komunikasi dengan berbagai lapisan, Agung percaya bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur. Tetapi tentang bagaimana menghadirkan harapan baru bagi warga harapan akan kota yang nyaman, bersih, tertata, dan berdaya saing.

 Baca Juga: Misri Puspita Sari Kenal Kompol Yogi Sejak 2024, Diberi Rp 10 Juta Temani Semalam di Lombok hingga Terseret Kasus Tewasnya Brigadir Nurhadi

Langkah-langkah Agung sejauh ini memang luar biasa. Siapa sangka, di balik meja kerja dan ruang rapat, ia terus memperjuangkan anggaran pusat demi mewujudkan mimpi besar.

Masyarakat kini hanya tinggal menunggu realisasi dari keputusan besar ini. Namun satu hal yang pasti perjuangan tak pernah mengkhianati hasil, dan kerja keras yang dilandasi niat tulus akan selalu menemukan jalannya.(ilo)

Editor : Edwar Yaman
#wali kota pekanbaru #agung nugroho #anggaran pusat