PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Di salah satu sudut Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, suasana terlihat lebih sibuk dari biasanya pada Selasa (15/7). Sejumlah pejabat tampak serius berdiskusi, membahas masa depan kota yang kerap bersinggungan dengan persoalan klasik, sampah.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung pertemuan penting itu. Di hadapannya, sebuah draf kerja sama dengan investor asing, PT ICE Victory Riau, tengah ditelaah secara mendalam.
Fokus dari pembahasan bukan sekadar pengelolaan limbah, tapi tentang bagaimana sampah bisa bertransformasi menjadi energi yang memberi manfaat luas.
"Dengan pengelolaan sampah menjadi energi, kami tidak hanya bisa mengurangi volume sampah. Tetapi, kami juga menciptakan sumber energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat," tutur Markarius dengan penuh keyakinan.
Kerja sama ini bukan sekadar solusi jangka pendek. Ini adalah bagian dari strategi besar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menjawab tantangan lingkungan, sekaligus mendukung upaya nasional menuju pemanfaatan energi ramah lingkungan.
Markarius juga menjelaskan bahwa teknologi yang dibawa oleh PT ICE Victory Riau nantinya akan disesuaikan dengan kondisi lokal. Tidak asal terapkan, tapi benar-benar mempertimbangkan karakteristik wilayah Pekanbaru.
Dalam waktu dekat, tim dari Pemko akan turun langsung meninjau lokasi dan teknis pelaksanaan kerja sama ini. Harapannya sederhana namun berdampak besar, agar manfaat dari kolaborasi ini bisa segera dirasakan oleh warga. "Semoga perjanjian ini cepat difinalisasi dan segera kita wujudkan bersama," harapnya.
Bagi warga Pekanbaru, langkah ini bisa menjadi awal dari perubahan besar mengubah tumpukan sampah yang selama ini menjadi beban, menjadi sumber kehidupan baru yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Editor : Rinaldi