PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan jalan rusak dan berlubang yang menjadi keluhan utama masyarakat. Sabtu (26/7/2025) kemarin, dia turun langsung meninjau proses perbaikan jalan di sejumlah titik. Salah satunya di Jalan Swakarya, Kecamatan Tuah Madani.
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Wako Agung memantau langsung pengerjaan tambal sulam dan pengaspalan ulang (overlay) di jalan sepanjang lebih kurang 120 meter itu.
"Jalan Swakarya ini cukup banyak lubangnya. Hari ini mulai kita perbaiki. Mungkin hasilnya baru bisa dirasakan beberapa bulan ke depan. Tapi ini bentuk komitmen kami agar tidak ada lagi jalan berlubang di Pekanbaru. Saya harap masyarakat bersabar dan ikut menjaga fasilitas umum kita,” ujar Agung Nugroho.
Ia menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari program besar pemeliharaan infrastruktur jalan tahun 2025 yang akan menyentuh 1.768 titik kerusakan di 151 ruas jalan, tersebar di 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk merealisasikan program ini.
“Kita ingin Pekanbaru terbebas dari jalan berlubang. Perbaikan infrastruktur dasar ini adalah komitmen kami bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Langkah perbaikan ini tidak hanya sebatas tambal sulam, tapi juga mencakup overlay atau pengaspalan ulang di 16 ruas jalan prioritas. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: Harkopnas 2025, Wako Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Bikin Koperasi Pekanbaru Naik Kelas
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menyebutkan bahwa program ini telah dipersiapkan sejak akhir 2024 lalu melalui pemetaan data kerusakan jalan. Perbaikan dilakukan berbasis prioritas, mulai dari tingkat kerusakan, volume lalu lintas, hingga kepadatan permukiman di sekitar jalan.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, perbaikan jalan menjadi prioritas utama pembangunan tahun ini. Total ada 1.768 titik yang akan dikerjakan, tersebar di 151 ruas jalan dari 15 kecamatan,” jelas Edward Riansyah.
Dari pemetaan yang dilakukan Dinas PUPR Kota Pekanbaru, ada 151 ruas jalan di Pekanbaru yang akan dilakukan perbaikan. Yakni di Kecamatan Tenayan Raya 31 ruas jalan, Tuah Madani 18 ruas jalan, Kulim 17 ruas jalan, Senapelan 13 ruas jalan, Pekanbaru Kota 13 ruas jalan, Payung Sekaki 7 ruas jalan, Rumbai 8 ruas jalan, Sukajadi 8 ruas jalan, Rumbai Barat 6 ruas jalan, Rumbai Timur 6 ruas jalan, Lima Puluh 6 ruas jalan, Bukit Raya 5 ruas jalan, Bina Widya, 5 ruas jalan, Sail 5 ruas jalan dan Marpoyan Damai 3 ruas jalan.
Baca Juga: United E-Motor, Andalan Baru Motor Listrik Buatan Anak Bangsa
Beberapa ruas penting yang akan dikerjakan antara lain Jalan Limbungan, Jalan Melur, dan Jalan Meranti. Termasuk juga jalan lingkungan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
“Dengan pekerjaan ini, kami menargetkan infrastruktur jalan di Pekanbaru akan semakin layak, menunjang aktivitas ekonomi warga, serta meningkatkan kualitas tata kota secara menyeluruh. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses perbaikan berlangsung,” tutup Edward Riansyah.(ali)
Editor : Edwar Yaman