PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Guna memperkuat nilai budaya, khususnya budaya Melayu di Kota Pekanbaru, Wali Kota (Wako) Pekanbaru, menetapkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota untuk mengenakan outer Melayu setiap hari Kamis.
Menurut Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (31/7/2025) pengguna Outer Melayu atau pakaian yang dikenakan pada lapisan luar, harus digunakan ASN setiap Kamis untuk meningkatkan nilai kebudayaan Melayu Riau
Apalagi, biasanya setiap hari Kamis para ASN Pekanbaru hanya menggunakan pakaian kaos setelah mengikuti kegiatan olahraga dan menggunakan pakaian olahraga. Namun saat ini sudah tidak diperkenankan lagi mereka menggunakan pakaian bebas, harus bernuansa melayani atau outer Melayu.
Menurutnya, outer Melayu melambangkan muda, gerak cepat, dan menanamkan nilai-nilai budaya khususnya Melayu. Penggunaan pakaian Melayu setiap Kamis ini, kedepan dikatakan Agung tidak hanya dikenakan oleh ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru saja. Namun, juga akan digunakan di tempat-tempat khusus seperti pegawai bandara, pegawai rumah sakit dan lokasi vital lainnya.
"Kita lakukan hal ini juga untuk menjaga marwah dan melindungi tuah dan ikuti melestarikan kebudayaan Melayu yang dapat dilihat melalui pakaian," jelas Agung.
Ia menambahkan, untuk setiap Kamis ASN baik pria maupun wanita menggunakan outer Melayu, dan di hari Jumat sendiri juga tetap menggunakan pakaian Melayu. "Outer ini ada di Dekranasda kita, harganya mulai dari Rp80 ribuan. Tergantung kualitas bahan masing-masing," tegasnya.
Editor : Rinaldi