PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kembali menunjuk Zulhelmi Arifin sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru. Penunjukan ini dilakukan melalui Surat Keputusan Wali Kota Nomor 793/2025 dan menjadi bagian dari langkah rotasi serta penyegaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Dalam arahannya, Agung menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar seremonial. Ia ingin memastikan seluruh pejabat mampu bekerja cepat dan menghadirkan ide baru untuk memajukan kota.
“Sekarang aturan lebih longgar bagi kepala daerah. Kita bisa evaluasi per enam bulan, bahkan per tiga bulan. Hari ini kami ingin melihat apakah bapak ibu bisa bekerja atau tidak. Kalau tidak sesuai kinerja, kami bisa melakukan demosi atau non-job,” tegasnya di lokasi pelantikan Lantai 6 Gedung Utama Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya.
Selain melantik Zulhelmi Arifin, Agung juga merotasi sejumlah pejabat eselon II dan III. Beberapa di antaranya, Syamsuir kini menjabat Asisten Administrasi Umum, Masriyah sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Sarbaini sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, dan Chairani sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.
Jabatan kepala dinas lainnya turut diisi oleh Zarman Chandra di Dinas Pemadam Kebakaran, Yuliarso di Satuan Polisi Pamong Praja, M Amin di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Abdul Jamal di Dinas Tenaga Kerja, serta Akmal Khairi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Sementara itu, Alek Kurniawan memimpin Badan Penelitian dan Pengembangan, Edward Riansyah dipercaya memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga sekaligus Pelaksana Tugas Dinas Pekerjaan Umum, dan Erna Juwita menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan.
Firmansyah Eka Putra memimpin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Hazli dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Idrus memimpin Dinas Koperasi, dan Irwan Suryadi menempati posisi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Adapun Iwa Gemino kini menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Mahyudin memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Maisisco di Dinas Pertanian, Mardianyah di Dinas Pertanahan, Firdaus di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Jamil di Dinas Ketahanan Pangan, Samto di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), Zulfahmi di Dinas Sosial, dan Iwan Simatupang memimpin Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Beberapa posisi masih diisi oleh pelaksana tugas, seperti M Syuhud di Dinas Komunikasi dan Informatika, Reza Aulia di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sunarko di Dinas Perhubungan, Martin di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ingot di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Masykur di Dinas Pendidikan.
Agung menekankan bahwa para pejabat yang dilantik harus mampu menghadirkan program-program yang pro rakyat.
“Kami ingin ada ide baru, kerja cepat, cerdas, dan aman dari sisi hukum dan sosial. Target kami sejalan dengan program Presiden Prabowo, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Tahun ini saya ingin 500 ribu siswa mendapat MBG,” katanya.
Ia juga mengingatkan jajaran Pemko untuk mengedepankan pelayanan yang humanis. “Ingat, bos kita adalah rakyat. Jangan arogan kepada masyarakat. Wajar jika mereka marah, karena mereka yang membayar pajak,” ujarnya.
Pesan khusus juga disampaikan kepada para keluarga pejabat. “Kepada para ibu, tolong dampingi kepala OPD-nya. Kalau suaminya pulang malam jangan dimarahi, karena kita sedang bekerja untuk kota ini,” tambahnya.
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Ketua TP PKK Sulastri Agung, Ketua I TP PKK Sari Rahmawati, jajaran Forkopimda, serta pejabat provinsi seperti Kadisperindag Riau Taufik OH, Kadis Kominfo Riau Ikhwan Ridwan, Dandim Pekanbaru, perwakilan Polresta, dan Kejari.
Agung menutup sambutannya dengan pesan moral agar seluruh pejabat menjaga integritas. “Jabatan ini bukan untuk cari uang, tapi untuk cari pahala. Jangan ada yang korupsi. Saya yakin eselon II kita hebat dan mampu bekerja kompak,” pungkasnya.
Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor : M. Erizal