PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung pengerjaan normalisasi drainase induk di Jalan Arifin Achmad. Dengan kemeja putih, ia mendekat ke parit besar yang sedang dikeruk menggunakan alat berat. Lumpur, sedimen, dan sampah yang menumpuk selama bertahun-tahun diangkat satu per satu, membuka jalan bagi aliran air yang lebih lancar.
Agung tidak sekadar melihat dari jauh. Ia menyempatkan diri berbincang dengan petugas kebersihan yang bekerja di lokasi. Percakapan singkat itu sarat dengan pesan sederhana, bahwa menjaga lingkungan bukan hanya urusan pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama warga.
“Kalau tidak mau banjir lagi, paritnya, lingkungannya harus dijaga. Kalau dibuang lagi, tersumbat lagi dia,” ujarnya dengan nada tegas, namun hangat kepada petugas kebersihan belum lama ini.
Ada momen unik ketika ia tiba-tiba naik ke alat berat yang tengah bekerja. Tangannya mencoba tuas kendali, dan sesaat kemudian bucket mesin itu bergerak mengangkat lumpur pekat dari dasar parit. Sontak, suasana di sekitar menjadi lebih cair, sebagian petugas tertawa kecil melihat sang Wali Kota ikut merasakan beratnya pekerjaan mereka.
Kini, saat musim penghujan mulai tiba, pengerjaan normalisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk mengantisipasi banjir. Namun lebih dari sekadar pengerukan, pesan Agung Nugroho jelas, menjaga drainase dan lingkungan sekitar adalah kunci agar kota tetap aman dari genangan.(ilo)