PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) dan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis (FEB ) Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema "Pelatihan Pengembangan Teknologi Diversifikasi Produk Berbasis Ikan Patin Sebagai Bentuk Hilirisasi Riset Menuju Komersialisasi Pada Kelompok Kewirausahaan Fish Processing Club" yang berlangsung 12 - 22 September 2025 mendatang.
Kegiatan yang diketuai oleh Prof. Dr Suparmi yang beranggotakan Dr. Sumarto, Dr. Windarti, Dr. Mery Sukmiwati, Lapeti Sari SE.MSi, Rizky Febrian Siregar MSi dan Novri Sandria MSi.
Menurut Prof. Dr Suparmi, kepada Riau Pos, Ahad (14/9/20245) Program Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Ipteks (PPKBI) penting dilakukan karena sebagai bentuk hilirisasi riset menuju komersialisasi diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kolaborasi dengan mitra dalam hal ini adalah kelompok kewirausahaan mahasiswa yang bernama Fisheries Product Club (FPC).
Dimana komoditas perikanan ini memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat karena komoditas yang bergizi dan bernilai ekonomis.
Sehingga dapat membuka peluang kewirausahaan dan produknya telah mendapat pengakuan paten sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) yaitu Paten Sederhana No.IDS000004954 untuk produk nugget ubikan yang berbasis ikan patin dan Paten Sederhana Makaroni ikan Patin Anekarasa No.IDS000005784
Kegiatan ini bertujuan untuk memberi peluang proses pengembangan budaya kewirausahaan di perguruan tinggi, membantu menciptakan akses bagi terciptanya wirausaha baru, menunjang otonomi kampus perguruan tinggi melalui perolehan pendapatan mandiri atau bermitra, memberikan kesempatan dan pengalaman kerja kepada mahasiswa.
Selain itu mendorong berkembangnya budaya pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi bagi masyarakat, serta membina kerjasama dengan sektor swasta termasuk pihak industri, sektor pemasaran pelatihan skills, manajemen yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan.
Mendorong tumbuhnya motivasi berwirausaha, meningkatkan pemahaman manajemen organisasi, produksi, keuangan, dan pemasaran serta membuat rencana bisnis atau studi kelayakan usaha.
"Hasil dari pelatihan ini ditargetkan adanya jumlah peserta yang direncanakan menjadi wirausaha mandiri baik secara maupun kelompok,"ucapnya.
Selain itu, produk diversifikasi berupa makaroni ikan patin dan nugget ubikan sudah mendapatkan no PIRT dan No NIB dari DEPKES sehingga berpeluang untuk dipasarkan dan sekaligus dapat membuka pekerjaan bagi kelompok FPC.
Pelatihan Pengembangan Teknologi Diversifikasi Produk Berbasis Ikan Patin sebagai bentuk hilirisasi riset dan ipteks yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat terutama industri perikanan karena keistimewaan produk ini benar-benar menyajikan suatu penyempurnaan yang sangat praktis khususnya produk nugget ubikan, dan makaroni ikan patin.
Sebagai bentuk hilirisasi riset menuju komersialisasi pada kelompok kewirausahaan Fish Processing Club yang bernaung dibawah jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Riau.
"Pelaksanaan pendampingan dan pembinaan dilakukan agar usaha mitra dapat mengembangkan program yang dilakukan oleh LPPM Universitas Riau dengan misi untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha baru dari kampus melalui Program Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Ipteks (PPKBI} sebagai upaya membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah pengangguran yang berasal dari kampus, upaya perwujudannya dimulai dengan beberapa kegiatan yang sudah ditetapkan di dalam agenda UNRI,"katanya.
Editor : M. Erizal