PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Warga Kelurahan Labuhbaru Timur, Payung Sekaki, Pekanbaru mendambakan jalan mulus. Jalan yang tidak rusak dan tak berlubang menjadi harapan warga di sekitar Jalan Jenderal, khususnya Jalan Lili Ujung-Panglima dan Jalan Tamtama yang berharap segera diperbaiki Pemko Pekanbaru.
Akibat jalan rusak dan berlubang yang sudah menahun, asa warga agar ruas jalan di wilayahnya mendapat sentuhan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang baru menjabat pun sangat dinanti. Berbagai cara pun dilakukan warga agar perbaikan jalan menjadi perhatian hingga dapat digesa Pemko Pekanbaru.
Seperti yang dilakukan Warga Jalan Lili Ujung-Jalan Panglima, Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki yang menanam pohon pisang di tengah jalan yang berlubang, pada Selasa (16/9/2025).
Aksi menanam pohon pisang di jalan berlubang ini sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang sudah lama rusak, namun tak kunjung diperbaiki. Lubang-lubang menganga hampir di sepanjang jalan, sehingga kerap memakan korban.
Demikian pula di sepanjang Jalan Tamtama-Jalan Lili Ujung yang juga banyak lubang dan rusak dalam kondisi berat.
"Saat panas berdebu, saat hujan tergenang banjir di Tamtama ini dari simpang Jalan Jenderal sampai Jalan Lili sana. Pengendara juga banyak yang kecelakan," kata seorang warga Jalan Tamtama, Afri.
Dikatakannya, selama ini ruas jalan di wilayah tersebut belum pernah dilakukan perbaikan sejak satu dekade terakhir. Alhasil, lubang semakin dalam dan rusak hampir di sepanjang jalan.
Perbaikan Jalan Tamtama, menurutnya lebih sering dilakukan warga secara swadaya. Baik dengan menyemen lubang jalan, menutup dengan tanah timbun dan pengecoran jika ada warga yang membangun.
"Tapi perbaikan sementara warga pakai tanah timbun tentu tidak bertahan. Saat hujan, berlubang lagi usai banjir. Jadi, tolonglah pak wali supaya dapat diperbaiki segera," harapnya.
Di sisi lain, Pemko Pekanbaru melalui Plt Kadis PUPR Pekanbaru Edward Riansyah yang mendengar adanya penanaman pohon pisang hingga aksi penutupan jalan di wilayah tersebut langsung meninjau lokasi jalan rusak di Jalan Lili Ujung atau Jalan Panglima, Selasa (16/9/2025).
Menurut Plt Kadis PUPR Kota Pekanbaru, Jalan Lili Ujung telah masuk dalam program prioritas perbaikan tahun 2025 dan akan segera dikerjakan.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota Agung Nugroho, tim PUPR sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi Jalan Lili Ujung atau Jalan Panglima. Jalan ini memang menjadi prioritas, dan pengerjaan overlay dilakukan tahun ini,” tegas Edward Riansyah kepada Riaupos.co.
Edu, sapaan akrabnya menepis kabar yang sempat beredar di tengah masyarakat, dimana perbaikan jalan tersebut batal atau baru akan direalisasikan pada tahun 2027. Menurutnya, informasi itu tidak benar.
“Tadi sudah kita sampaikan langsung ke RT setempat, pengerjaan jalan ini tidak ditunda hingga 2027. Pekerjaan jalan tetap dijadwalkan tahun ini,” ungkapnya.
Saat ini, jelas Edu, perbaikan Jalan Lili Ujung sudah masuk dalam tahap lelang. Nilai kegiatan yang dialokasikan mencapai Rp3,4 miliar, mencakup pekerjaan untuk Jalan Lili 1 dan Lili 2. Di lokasi pun penanganan sementara juga sudah dilakukan oleh Dinas PUPR Pekanbaru.
“Panjang jalan yang diperbaiki akan menyesuaikan kebutuhan di lapangan, sehingga pengerjaan bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Lantas, bagaimana dengan ruas Jalan Tamtama dan Jalan Jenderal yang juga berlubang? Warga berharap perbaikan juga dapat dilakukan Pemko Pekanbaru, sehingga masyarakat pengguna jalan khususnya dapat lebih merasakan pemerataan pembangunan di wilayah pusat Kota Pekanbaru tersebut.
Editor : Eka G Putra