Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sabu Disimpan dalam Koper, Petugas Bandara SSK II Gagalkan Penyeludupan Narkoba, Pemilik Kabur

Dofi Iskandar • Senin, 6 Oktober 2025 | 09:25 WIB
PERIKSA: Petugas gabungan menemukan sabu usai memeriksa koper milik calon penumpang pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru, Sabtu Sabtu (4/10/2025) malam.
PERIKSA: Petugas gabungan menemukan sabu usai memeriksa koper milik calon penumpang pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru, Sabtu Sabtu (4/10/2025) malam.

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Petugas gabungan dari tim Aviation Security (Avsec) dan personel Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) kembali menggagalkan upaya penyeludupan narkotika jenis sabu di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Sabtu (4/10) malam.

Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyeludupan narkotika jenis sabu seberat total 995 gram atau hampir 1 kilogram itu disembunyikan dalam koper milik penumpang berinisial TK dengan tujuan penerbangan Pekanbaru–Jakarta menggunakan pesawat Pelita Air.

Kecurigaan bermula saat operator x-ray Avsec mendeteksi kejanggalan pada koper hitam merek President di area Hold Baggage Security Check Point (HBSCP).

Personel gabungan Avsec bersama BKO Lanud RSN segera melakukan pemeriksaan manual. Hasilnya, ditemukan empat bungkus berisi sabu dengan berat total 995 gram yang dibalut pakaian. Tes cepat yang dilakukan petugas Bea Cukai bersama aparat terkait memastikan barang tersebut adalah narkotika.

Barang bukti kemudian diamankan di kantor Avsec untuk pemeriksaan lanjutan dengan melibatkan unsur gabungan dari Avsec, Satpom dan Intel Lanud RSN, Bea Cukai, serta Badan NarkotikaNasional Provinsi (BNNP) Riau. 

Setelah dibuatkan berita acara, barang bukti diserahkan secara resmi kepada Katim I Brantas BNNP Riau untuk proses hukum selanjutnya. Sementara itu, pelaku berinisial TK diketahui melarikan diri setelah menyadari barang bawaannya diamankan petugas.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan tim.

”Keberhasilan ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan jalur udara dari ancaman narkoba. Saya tegaskan, tidak ada kompromi terhadap narkoba. Lanud Roesmin Nurjadin bersama seluruh aparat terkait akan terus memperketat pengawasan, memperkuat kerja sama, dan bertindak tegas demi menyelamatkan bangsa dari bahaya laten narkoba,” tegas Danlanud, Ahad (5/10).

Kasus ini menjadi bukti bahwa sindikat narkoba masih terus berupaya mencari celah untuk mengedarkan barang haram melalui jalur udara. 

 

Dengan adanya kekompakan dan profesionalisme tim gabungan, upaya tersebut berhasil digagalkan. Barang bukti hampir 1 kilogram sabu kini diamankan BNNP Provinsi Riau untuk proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Sehari sebelumnya, Jumat (3/10), tim gabungan tim Avsec dan personel Lanud Roesmin juga telah menggagalkan penyelundupan sabu seberat dua kg. Modusnya sama, barang haram disembunyikan dalam koper. 

Dua orang wanita pemilik koper, masing-masing berinisial LI dan SDA berhasil diamankan. Rencananya sabu hendak dibawa dengan tujuan dari Pekanbaru - Jakarta tujuan akhir ke Kendari, Sulawesi Tenggara.(yls)

Laporan DOFI ISKANDAR, Kota

Editor : Arif Oktafian
#avsec #narkotika #pekanbaru #bandara internasional