PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggencarkan berbagai langkah untuk menekan angka inflasi akibat naiknya harga sejumlah bahan pokok. Selain rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemko juga setiap hari mendistribusikan setengah ton cabai serta mengoperasikan Mobil Pangan Keliling Andalan Murah dan Amanah (Pak Aman) untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah kota.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan sejak beberapa waktu terakhir Pemko mendistribusikan setengah ton cabai per hari. Cabai yang disalurkan terdiri dari cabai bukit, cabai jawa, dan cabai medan.
“Langkah ini untuk menekan harga di pasaran yang sempat menembus di atas Rp100 ribu per kilogram. Dengan ketersediaan cabai murah, kita harap bisa menjaga kestabilan harga,” kata Agung Nugroho, Kamis (9/10/2025).
Selain itu, Agung juga menyebut, Pemko Pekanbaru telah menggelar Gerakan Pangan Murah sebanyak 23 kali sejak Juni lalu. Dalam setiap pelaksanaannya, disediakan sekitar 10 ton bahan pangan dengan rincian beras SPHP 3 ton, beras premium 1 ton, minyak goreng 2 ton, gula pasir setengah ton, tepung terigu setengah ton, telur ayam 600 kilogram, cabai setengah ton, serta berbagai sayur mayur dan produk Frozen Food.
“GPM ini sangat membantu masyarakat, apalagi di tengah kondisi harga bahan pokok yang fluktuatif. Semua dijual di bawah harga pasar. Dengan kegiatan ini, kita ingin masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa terbebani harga tinggi,” ujar Wako Agung.
Untuk memperluas jangkauan, Pemko juga menggerakkan Mobil Pak Aman yang per hari ini sudah beroperasi di 30 titik. Mobil ini berkeliling siang dan malam, menjual bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.
“Alhamdulillah mobil Pak Aman sudah mulai beroperasi. Ini agar masyarakat lebih mudah menjangkau pasar murah. Mobil ini fleksibel, bisa langsung ke permukiman warga,” jelas Agung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, menambahkan, Mobil Pak Aman diintensifkan ke daerah yang jauh dari akses pasar tradisional. “Ini perintah langsung dari Bapak Wali Kota Agung Nugroho agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan murah lebih mudah. Seperti kemarin di Kecamatan Binawidya dan Payung Sekaki, kami jual cabai merah Rp15 ribu per seperempat kilogram,” kata Jamil.
Menurut Jamil, mobil Pak Aman bahkan hadir pada malam hari di lokasi pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan. “Artinya, malam pun masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga murah,” ujarnya.
Sementara itu, Gerakan Pangan Murah juga terus digelar di berbagai titik. Kamis (9/10/2025) pagi tadi GPM berlangsung di dekat Lanud Roesmin Nurjadin, Jalan Inpres, Kecamatan Marpoyan Damai, yang terbuka untuk masyarakat umum.
“Gerakan pangan murah ini bagian dari upaya menjaga pasokan dan stabilitas harga bahan pangan. Semua harga di bawah pasar,” terang Jamil.
Dalam kegiatan tersebut, DKP Pekanbaru bersama mitra menyediakan berbagai komoditas seperti beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp59 ribu, minyakita Rp14 ribu per liter, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, serta telur ayam dengan harga peternak.
Selain bahan pokok, masyarakat juga bisa membeli cabai, bawang merah, sayur segar, serta aneka makanan beku dan olahan ayam dengan harga distributor.
“Harapan kita, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dengan harga murah, tapi juga menjaga kestabilan harga di pasaran dan menekan laju inflasi daerah,” tutup Jamil.(ali)
Editor : Edwar Yaman