PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho kembali menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang humanis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani. Ia meminta seluruh jajaran pengelola rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru itu untuk melayani setiap pasien dengan maksimal dan sepenuh hati.
Ditegaskan Wako, rumah sakit tidak boleh menolak pasien dengan alasan administrasi. Termasuk bagi mereka yang belum memiliki jaminan BPJS Kesehatan.
”Saya ingatkan setiap pasien yang datang harus dilayani. Jangan sampai ditolak kalau belum punya BPJS,” kata Wako, kemarin.
Ia menekankan, RSD Madani harus menjadi garda terdepan dalam memberikan akses kesehatan bagi masyarakat tanpa diskriminasi. Ia bahkan menjamin pasien yang belum bisa ditanggung BPJS Kesehatan tetap mendapatkan pelayanan yang baik.
”Jangan ada pasien ditolak! Kalau terjadi, pasien tidak bisa ditanggung BPJS, nanti saya yang akan tanggung,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSD Madani Pekanbaru, Adi Darma menyatakan kesiapan pihaknya dalam menindaklanjuti arahan wali kota tersebut. Ia memastikan seluruh tenaga kesehatan di RSD Madani siap melayani pasien dengan profesional dan penuh empati.
”Kami terus berupaya agar rumah sakit ini mendapat kepercayaan dari masyarakat,” ujarnya.
Adi mengakui tingkat keterisian ruang rawat inap di RSD Madani masih tergolong rendah. Kapasitas rumah sakit tipe C itu mencapai 102 tempat tidur, namun tingkat keterisian masih berada di bawah 20 persen.
”Kami masih jauh dari itu, kami berkutat di angka bawah 20 persen,” ulasnya.(ilo)
Editor : Arif Oktafian