PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Air mancur di Tugu Selais Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru kembali memancur indah setelah sempat tak berfungsi akibat kehilangan sejumlah komponen penting. Puluhan nozel air mancur itu sebelumnya dicuri orang tak dikenal (OTK).
Kembali berfungsinya air mancur yang menjadi salah satu ikon Kota Bertuah ini membuat wajah pusat kota tampak lebih segar dan estetik. Terutama menjelang sejumlah agenda besar yang digelar di Pekanbaru.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah melengkapi kembali nozel-nozel yang hilang sesuai instruksi Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
”Nozel sudah lengkap dan berfungsi baik. Bapak Wali Kota meminta agar air mancur segera dihidupkan kembali karena ada beberapa iven besar di Pekanbaru,” ujar Reza, Senin (3/11).
Ia menjelaskan, air mancur Tugu Selais kembali difungsikan untuk menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat Kota Pekanbaru serta iven lari tingkat nasional yang akan digelar dalam waktu dekat.
”Selain memperindah kota, ini juga menjadi bagian dari upaya menyambut tamu dan peserta iven nasional,” tambahnya.
Untuk mencegah terulangnya pencurian, DLHK telah melakukan pengawasan berlapis. Selain memasang CCTV di sekitar area Tugu Selais, petugas juga rutin melakukan patroli di sejumlah fasilitas publik lainnya.
Reza mengimbau masyarakat agar turut menjaga fasilitas umum yang menjadi kebanggaan warga Pekanbaru. ”Air mancur di Tugu Selais ini salah satu ikon kota. Mari kita jaga bersama agar keindahan kota tetap terpelihara,” pesannya.
Diketahui sebelumnya, sebanyak 40 nozel air mancur Tugu Selais hilang dicuri pada Jumat (10/10) lalu. Bahkan, insiden serupa sempat terjadi sepekan sebelumnya, di mana 35 nozel juga raib diambil OTK.
Akibat pencurian tersebut, air mancur sempat tidak dapat difungsikan karena nozel merupakan komponen penting yang mengatur pola semburan air untuk menghasilkan efek visual yang indah.
Dengan telah pulihnya kembali air mancur Tugu Selais, kini masyarakat dapat kembali menikmati keindahan ikon kota ini, terutama saat malam hari ketika gemerlap lampu dan semburan air berpadu mempercantik suasana pusat kota.(ilo)
Editor : Arif Oktafian