Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bukitraya Juara, MTQ Pekanbaru Terbesar dan Termeriah, Wako Agung: Bukti Semangat Umat Memuliakan Al-Qur’an

M Ali Nurman • Minggu, 9 November 2025 | 10:58 WIB
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar serahkan piala bergilir MTQ Tingkat Kota Pekanbaru Ke 57 kepada Juara Umum yakni Kecamatan Bukit Raya, pada penutupan MTQ  Ke 57 di Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru, Sabtu (8/11/2025) ft: MHD AKHWAN/RIAUPOS
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar serahkan piala bergilir MTQ Tingkat Kota Pekanbaru Ke 57 kepada Juara Umum yakni Kecamatan Bukit Raya, pada penutupan MTQ Ke 57 di Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru, Sabtu (8/11/2025) ft: MHD AKHWAN/RIAUPOS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Pekanbaru resmi ditutup Sabtu (8/11) malam di Bandar Serai (Purna-MTQ). Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini ditutup dengan suasana meriah dan penuh haru, menandai berakhirnya salah satu perhelatan keagamaan terbesar di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas suksesnya penyelenggaraan MTQ tahun ini yang disebutnya sebagai MTQ terbesar dan paling meriah sepanjang sejarah pelaksanaannya di Pekanbaru.

“Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi yang terbesar dan paling meriah. Kita patut bersyukur, karena setiap harinya lebih dari 30 ribu masyarakat hadir memeriahkan acara — mulai dari pawai taaruf, berbagai cabang lomba, hingga kegiatan UMKM dengan lebih dari 80 stan pelaku usaha, 15 stan kecamatan, dan 31 stan OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Agung.

Meski berhalangan hadir secara langsung di acara penutupan, Wali Kota Agung tetap memantau jalannya kegiatan dari Jakarta. Saat ini, ia tengah mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI), mewakili Kota Pekanbaru sebagai satu dari hanya 25 kepala daerah se-Indonesia yang terpilih mengikuti program prestisius tersebut.

Kegiatan KPPD yang berlangsung 14 hari penuh, sejak 4 hingga 18 November 2025, merupakan hasil kerja sama antara Kemendagri dan Lemhanas. Program ini bertujuan memperdalam wawasan kebangsaan, memperkuat kepemimpinan nasional, serta meningkatkan kemampuan manajerial pemerintahan di tengah tantangan global.

“MTQ tahun ini bukan hanya ajang lomba membaca Al-Qur’an, tetapi juga pesta rakyat bernuansa Islami yang mempersatukan seluruh elemen masyarakat Pekanbaru. Bahkan, kemeriahannya dikatakan melebihi skala MTQ Nasional yang lalu. Ini bukti semangat umat yang luar biasa dalam memuliakan Al-Qur’an,” tambahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, OPD, kecamatan, serta masyarakat Pekanbaru yang telah bersama-sama menyukseskan MTQ ini. Semoga semangat ini terus hidup, agar Pekanbaru semakin religius, berbudaya, maju, dan sejahtera,” ungkap Agung.

Ia juga menegaskan, semangat MTQ hendaknya tidak berhenti pada ajang seremonial semata, tetapi menjadi energi untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ ini bukan hanya milik masyarakat Pekanbaru, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Riau. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman membangun kota dan membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tutupnya.

Dari hasil keputusan Dewan Hakim MTQ Nomor 01 Tahun 2025, Kecamatan Bukit Raya berhasil keluar sebagai Juara Umum dengan total 415 poin, hasil dari 11 gelar juara terbaik satu, 9 juara terbaik dua, dan 6 juara terbaik tiga di berbagai cabang lomba. Posisi kedua diraih Kecamatan Tuah Madani dengan 270 poin, disusul Kecamatan Sukajadi di posisi ketiga dengan 260 poin.

Beberapa peserta yang berhasil meraih peringkat terbaik satu antara lain, Cabang Tilawah Dewasa Putra: Jusman (Tenayan Raya) – Nilai 97, Cabang Tilawah Remaja Putri: Adilla Kamiliah Putri (Kulim) – Nilai 96,25, Cabang Hafidz 20 Juz Putra: Aufa Imtiyaz El Efifa (Bukit Raya) – Nilai 99,5, Cabang Fahmil Qur’an Putra: Tim Hafidzh Al-Hakim dan Muhammad Faqry Syarif (Bina Widya) dan Cabang KTIQ Putri: Dwi Surotul Isni (Senapelan) – Nilai 103,5.

Selain cabang utama, sejumlah lomba pendukung juga memunculkan para juara terbaik. Untuk Lomba Nasyid, juara 1 diraih Nasyid Grazia, juara 2 Saudara Nasyid, dan juara 3 Asyifa. Pada Lomba Hadroh antarpelajar, juara 1 diraih Nahdatul Subat, juara 2 Hadaku A, dan juara 3 Sabibul Fadilah. Sementara itu, untuk lomba stan OPD, juara 1 diraih Dinas Pendidikan, juara 2 Dinas Koperasi dan UMKM, dan juara 3 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Untuk kategori Pawai Ta’aruf, juara 1 berhasil diraih oleh Kecamatan Tenayan Raya, juara 2 Kecamatan Rumbai, dan juara 3 Kecamatan Sail.

Penutupan Penuh Warna dan Syukur

Malam penutupan Sabtu kemarin berlangsung khidmat dan meriah dengan penampilan marching band, seni tari, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch, Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung, Ketua I TP PKK Sari Rahmawati, Asisten Kesra Pemprov Riau Zulkifli Syukur, Forkopimda, Pj Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin, serta jajaran kepala OPD Pemko Pekanbaru. Dalam sambutannya, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

“MTQ kita ini luar biasa, kayaknya lebih besar dari MTQ Provinsi Riau tempo hari. Tepuk tangan untuk kita semua,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Ia menyebutkan, selama penyelenggaraan, jumlah pengunjung mencapai sekitar 10 ribu orang setiap harinya, sehingga secara total hampir 300 ribu masyarakat berinteraksi langsung di arena MTQ.

“Kita bersyukur pelaksanaannya lancar dari awal sampai akhir. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk OPD, pelaku UMKM, pihak keamanan, dan masyarakat yang ikut menyemarakkan,” ujar Wawako.

Ia juga menutup sambutannya dengan doa dan pesan mendalam. “MTQ ini adalah ikhtiar kita untuk menjemput keridhaan Allah SWT. Siapa yang memuliakan Al-Qur’an, maka ia akan dimuliakan. Semoga Pekanbaru selalu diberkahi Allah dan semangat mencintai Al-Qur’an terus hidup di hati kita semua.”

Dengan penutupan yang megah dan penuh makna ini, MTQ ke-57 Pekanbaru bukan hanya meninggalkan prestasi dan kenangan indah, tetapi juga meneguhkan komitmen Kota Bertuah sebagai kota yang religius, berbudaya, dan berakhlak Qur’ani.(ali/adv)

Editor : Bayu Saputra
#mtq #walikota Pekanbaru #agung nugroho #pekanbaru #mtq pekanbaru #mtq 2025